by

1.500 Guru Dapat Pelatihan Mandiri

Ambon, BKA- Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Maluku, Ode Abdurrahman, mengaku, pihaknya telah melakukan berbagai pelatihan mandiri yang melibatkan ribuan guru di Maluku. Langkah itu dilakukan demi meningkatkan kualitas guru di era kemajuan saat ini.

“Lebih dari 1.500 guru telah bergabung menjadi anggota aktif di IGI Maluku. Mereka juga tergabung dalam kanal-kanal pelatihan mandiri dan terus berlatih meningkatkan kualitas dan kompetensinya,” ujar Abdurahman, saat pertemuan di ruangan Wakil ketua DPRD Maluku, Asis Sangkala, Rabu (16/6).

IGI Maluku saat ini, katanya, sedang menginisiasi 500 guru pelatih (teacher training), yang siap mengawal guru lainnya mempersiapkan strategi pembelajaran terbaik, untuk pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring.

Ini dilakukan, karena dengan situasi Pandemi Covid-19 dan sebentar lagi pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), IGI gencar melakukan pembinaan dan melatih para guru melalui workshop dan seminar online.

“500 guru telah disiapkan sebagai guru pelatih (teacher training) kepada guru yang lain. Kami juga akan bangun kampus Balai Diklat Virtual untuk para guru,” jelas Abdurrahman.

Untuk daerah 3T, kata dia, IGI Maluku telah menginisiasi lahirnya jaringan radio komunitas pendidikan yang akan memperkuat informasi dan pembelajaran pendidikan di daerah pelosok.

Yang bertujuan demi meningkatkan kompetensi para guru di Maluku, karena untuk meningkatkan kualitas siswa sangat ditentukan dari pads kualitas guru itu sendiri.

“Kami terbuka bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mendukung agenda mandiri dari IGI untuk meningkatkan kompetensi para guru di Maluku,” imbuhnya.

Tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Maluku Asis Sangkala mengapresiasi dan mendukung IGI sebagai organisasi profesi guru yang fokus pada program peningkatan mutu guru di Maluku.

Menurutnya, langkah yang dilakukan IGI hanya bertujuan mewujudkan kualitas guru yang lebih baik dari berbagai sisi.

“Kami mendukung penuh, gerakan masif IGI Maluku yang menjangkau ribuan guru di Maluku dengan dilakukan berbagai kegiatan demi meningkatkan kualitas guru kita,” ujar Asis.

Kordinator Komisi IV DPRD Maluku yang membidangi masalah pendidikan ini, minta Pemerintah untuk mendukung program yang dilakukan IGI demi meningkatkan kualitas guru di Maluku menjadi lebih baik.

Langkah ini dilakukan IGI kata dia, bertujuan agar guru saat ini kualitasnya harus lebih baik dan sebelumnya. Kemudian, disesuaikan dengan perkembangan sehingga bisa bersaing dengan daerah lain.

“Saya kira langka yang dilakukan IGI perlu diperhatikan oleh Pemerintah maupun DPRD. Untuk DPRD kami akan dorong, lewat kewenangan legislasi, budgeting dan pengawasan nanti,” ungkapnya.(RHM)

Comment