by

1.500 Kios Siap Tampung Pedagang

Ambon, BKA- Sebanyak 1.500 kios atau lapak pedagang disiapkan Pemerintah Kota Ambon, untuk menampung para pedagang yang akan direlokasikan dari pasar Mardika. Hal ini ditegaskan Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, Janes Aponno, kepada wartawan, Jumat (5/6).

Menurutnya, proses relokasi sebagai bentuk dukungan pemerintah yang telah menetapkan pasar Mardika sebagai Kawasan Tertib Protokol Kesehatan (KTPK) baru-baru ini. Kemudian menyusul program pemerintah terkait revitalisasi pasar Mardika Ambon yang direncanakan dalam pertengahan tahun ini. “Kita tetap akan merelokasi pedagang ke sejumlah pasar sementara, yang telah kita siapkan”. Terangnya.

Dikatakan, ada sekitar 3 lokasi yang telah disiapkan untuk dilakukan relokasi terhadap ratusan pedagang pasar Mardika yang terdampak revitalisasi pasar. Tiga lokasi tersebut diantaranya, pasra Apung, Oleh-Oleh Tantui, dan Pasar Transit Passo.

“Jadi pasar sementara yang disiapkan Pemerintah Kota berlokasi di Pasar Apung, Pasar Ole-Ole Tantui, dan Pasar Transit Passo,” sebutnya.

Dari tiga pasar tersebut, sambungnya, sekitar 1.500 kios yang disiapkan pemerintah untuk proses relokasi pedangang. Dengan pembagian untuk pasar Apung akan ditempatkan pedagang pakaian, pasar Oleh-Oleh Tantui bagi pedagang sepatu dan perhiasan sebanyak 105 kios.

Dan bagi pedagang sembako, sayuran maupun bumbu masak akan ditempatkan di pasar Transit Passo sekitar 1000 kios yang telah disiapkan.
“Jadi pasar Apung untuk pedagang pakian, pasar Oleh-Oleh Tantui bagi pedagang sepatu dan perhiasan maupun cinderamata. Serta pasar Transit Passo diperuntukan bagi pedagang sembako, sayuran dan bumbu masak,” sebutnya.

Meski demikian, Aponno mengaku, tiga pasar yang disiapkan itu belum tentu dapat menampung seluruh pedagang yang terdampak dari revitalisasi pasar Mardika. “Saya rasa belum cukup, tapi kita akan tetap mencari jalan keluar yang terbaik,” tambahnya.
Ia mencontohkan, untuk pasar Transit Passo ada sekitar 1000 kios yang telah disiapkan. Padahal pedagang yang harus direlokasi disana berjumlah 2.015 pedagang. Untuk itu, dalam waktu dekat akan ada tambahan lokasi bagi para pedagang yang disiapkan oleh pihaknya.

Dijelaskan, Kementerian Perdagangan dan Kementerian PUPR telah mendesak Pemerintah Kota Ambon agar pasar Mardika segera dikosongkan, sehingga revitalisasi dapat segera dilakukan.

Yakni sesuai rencana, seharusnya tanggal 6 Juni para pedagang Pasar Mardika sudah direlokasi tapi ditunda lagi. Sebab ada permintaan dari Walikota Ambon untuk menyurati kembali para pedang untuk segera direlokasi.

Dirinya bahkan belum mengetahui, kapan pastinya para pedagang pasar Mardika akan direlokasi ke pasar sementara yang telah disediakan Pemerintah Kota. Namun menurutnya, dalam waktu dekat ini pedagang harus direlokasi agar revitalisasi pasar dapat segera berjalan.

“Saya tidak tahu pasti kapan sudah harus direlokasi para pedagang ini. Pastinya kita akan berupaya secepatnya, karena sudah didesak pihak Kementeritan,” tutup Aponno. (DHT)

Comment