by

114 Warga Aru Batal Dipulangkan

Ambon, BKA- Sejumlah warga Kabupaten Kepulauan Aru yang saat ini berada di Kota Ambon dan ingin pulang, termasuk 114 peserta seleksi Casis TNI yang gagal, terpaksa harus bersabar karena keinginan mereka harus ditunda.

Bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga, akhirya membatalkan keberangkatan seluruh Pelaku Perjalanan dari Kota Ambon menuju Dobo, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Aru.

Pembatalan keberangkatan warga Aru Pelaku Perjalanan itu ditujukan kepada Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, menyusul hasil rapid test terdapat tujuh orang calon penumpang menuju Kota Dobo menunjukan hasil reaktif. Bahkan empat diantaranya positif Covid-19 versi hasil swab.

Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Kepulauan Aru, Pieter Kalorbobir, via Whatshapp kepada BeritaKota Ambon, Kamis (28/5), membenarkan, bahwa keberangkatan para Pelaku Perjalanan dari Kota Ambon menuju Dobo telah dibatalkan melalui Surat Bupati Nomor: 22/GTC-19/3030.

“Memang kita batalkan. Pembatalan itu melalui surat Buapti,” ungkapnya.

Surat tersebut, lanjut dia, ditujukan kepada Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku tertanggal 24 Mei 2020, dengan alasan Kabupaten Kepulauan Aru sampai saat ini dinyatakan berada pada zona hijau.

“Nah, untuk melindungi seluruh masyarakat dari penyebaran virus corona, maka para pelaku perjalanan yang awalnya mau dipulangkan ke Aru terpaksa dibatalkan,” jelas Kalorbobir,

Diketahui, sesuai hasil pertemuan Pabung Kodim 1503/Tual, Mayor Arm Hi. Lamusa, bersama Bupati Johan Gonga selaku Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Aru bersama Stekholder, Sabtu, pekan kemarin, telah bersepakat bahwa 114 Casis TNI yang tidak lolos seleksi beserta orang tua mereka akan dipulangkan menggunakan KM Ngapulu. Direncanakan, mereka akan tiba di Dobo pada tanggal 26 Mei 2020.

Tapi rencana itu akhirnya gagal, setelah Bupati Johan Gonga meneriman surat dari Ketua Pelaksanan Harian Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, yang menjelaskan bahwa hasil Rapid Tes terdapat tujuh orang calon penumpang menunjukan hasil reaktif Covid-19.

Tujuh warga Aru yang sempat diisolasi di salah satu hotel di Kota Ambon, Provinsi Maluku, akibat hasil Rapid tes reaktif. Bahkan hasil swab empat orang diantaranya dikonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan tiga orang lainnya masih menunggu hasil swab.

“Tujuh warga Aru itu, empat orang mahasiswa yang sementara kuliah di Ambon. Sementara tiga orang lainnya anggota casis yang tidak lulus. Mereka mau pulang ke Dobo dengan kapal Ngapulu, tapi batal karena harus menjalani perawatan di Ambon,” pungkasnya.(WAL)

Comment