by

165 Guru 3T Bakal Terima Tunjungan Khusus

Ambon, BKA- Sedikitnya 163 guru madrasah yang saat ini mengabdi pada kawasan 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal) di Maluku, bakal menerima tujangan khusus.

Untuk penyaluran tahun 2020 akan dilakukan berdasarkan SK Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Nomor: B-1253.1/Dt.1.II/PP.O0.4/07/2020, mengacu pada peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020-2024 tertanggal 27 April 2020.

Maka sesuai Perpres, guru bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun PNS pada madrasah untuk anggaran 2020, yang berhak menerima tunjangan khusus di Maluku karena memiliki anggaran tunjangan khusus guru dalam DIPA, yakni, guru yang berada di lima kabupaten, yaitu, di Kabupaten Kepulauan Aru, SBB, Bursel, SBT dan KKT.

“Tunjungan khusus, karena anggaran DIPA-nya berada di Kanwil Kemenag. Maka selama ini, wilayah yang menjadi harapan tunjungan khusus itu, selain Kota Ambon, juga terdapat kabupaten/kota lain menerima tunjangannya. Khusus untuk tahun 2020 sesuai surat dari Direktur Guru dan Kependidikan Kemenag RI menyebut, penyaluran tunjangan khusus guru hanya menetapkan lima kabupaten, yakni, Aru, Bursel, KKT, SBB dan SBT,” terang Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Maluku, Yaser Rumadaul, Selasa(14/7).

Sesuai DIPA Kanwil Kemenag, kata Rumadaul, kuota penerima tunjangan khusus nantinya akan diberikan kepada 165 guru madrasah tingkat RA, MI, MTs dan MA, dengan besaran tunjungan yang diterima sebesar Rp 16.5 juta per guru, dalam kurun waktu setahun. Proses pencariannya akan dalam dua tahap penyaluran.

Menurutnya, untuk kuota guru yang menerima harus sesuai syarat yang ditentukan, antara lain, harus memiliki NPK dan sudah Sarjana.

“Saat ini, kami sedang verifikasi data. Mungkin dulu ada satu madrasah yang persyaratannya memenuhi, misalnya, dulunnya ada lima guru, tapi karena jatahnya sedikit, maka diwakili hanya dua guru. Tapi kalau sekarang, untuk lima kabupaten itu yang jelas KKT dan Bursel pasti sedikit. Yang banyak itu SBB dan SBT,” pungkasnya. (RHM)

Comment