by

33 Mahasiswa Aru Jalani Rapid Test

Ambon, BKA- Sebanyak 33 mahasiswa asal desa Selilau, Kecamatan Aru Tengah, Kabupaten Kepulauan Aru, mengikuti rapid test (RDT), dengan melakukan pengambilan sampel darah.

33 mahasiswa itu merupakan Pelaku Perjalanan dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang merupakan daerah terdampak virus corona atau zona merah.

Ketua Gustu Covid-19 Aru, Johan Gonga, mengatakan, dari hasil rapid test tersebut, bersyukur tidak ada satu pun mahasiswa yang terindikasi positif virus corona.

“Jadi kami dari Tim Satgas Kabupaten bersama Tim Satgas Kecamatan Aru Tengah, dibantu para tenaga kesehatan telah memeriksa mereka. Berdasarkan hasil yang barusan kami dapat, Puji Tuhan semuanya negatif,” ucap Bupati Aru, Kamis (30/4).

Sebenarnya, ungkap Gonga, terdapat 38 mahasiswa yang harus diperiksa. Tapi karena 5 mahasiswa tidak berada ditempat, maka pemeriksaan hanya dilakukan pada 33 mahasiswa.  Pemeriksaan rapid test tersebut, lanjut Gonga, bertujuan untuk mendeteksi dini kasus Covid-19, sehingga pemerintah dapat melakukan tindakan tepat untuk pengobatan serta pemutusan rantai penyebaran virus corona.

“Ini bagian dari upaya kita bersama menjemput bola, mengajak warga masyarakat, terkhususnya mereka yang baru pulang dari Pulau Jawa dan Makassar, untuk melakukan rapid test,” ujarnya.

Selaku Ketua TGPP, dirinya berharap, masyarakat patuh terhadap himbauan dan anjuran pemerintah, agar Kabupaten Kepulauan Aru tetap steril dan dijauhkan dari virus (Covid-19) yang berbahaya ini.

“Kuncinya, selalu jaga jarak fisik (Physikal Distancing), rajin cuci tangan, dan pakai masker saat keluar rumah atau berada di tempat umum atau tempat keramaian,” tutup Gonga.(WAL) 

Comment