by

400 Hazmat Akan Dikirim ke Puskesmas

Ambon, BKA- Sebanyak 400 baju hazmat atau baju pelindung diri untuk tenaga kesehatan, akan didistribusikan kepada seluruh puskesmas yang tersebar di Kota Ambon. Pendistribusian akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Ambon.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz menjelaskan, untuk baju hazmat sendiri sebelumnya dijahit oleh para penjahit lokal yang telah diberdayakan secara khusus oleh Pemerintah Kota Ambon.

Mengingat, baju hazmat merupakan salah satu APD yang sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan yang nantinya melakukan kontak langsung dengan pasien Covid 19.

“Untuk mencukupi kebutuhan internal kita siapkan 400, semuanya disiapkan oleh para penjahit lokal dan sudah di latih secara khusus,” ujar Joy, kepada wartawan saat dihubungi, Rabu (7/5).

Dikatakan, untuk baju hazmat sendiri Pemerintah Kota Ambon memilih menjahit karena baju hazmat sudah mulai langka, seiring bertambahnya kasus pasien Covid 19. Karena dibutuhkan setiap kali tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan maupun penanganan terhadap pasien covid.

Dan baju hazmat pada Gugus Tugas Kota Ambon, hanya diserahkan kepada puskesmas. Karena lingkup kerja puskesmas berada pada Dinas Kesehatan Kota Ambon.

Tak hanya itu, tenaga medis di puskesmas juga aktif dalam menerima keluhan masyarakat yang memiliki gejala yang sama dengan gejala Covid 19 maupun melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap orang yang ditetapkan sebagai ODP maupun PDP dilingkup kinerjanya.

“Jadi itu untuk puskesmas saja, baju hazmat itu untuk petugas kesehatan yang kontak langsung dengan pasien,” tuturnya.

Selain 400 baju hazmat, Ia mengaku selama ini Gugus Tugas Kota Ambon mendapatkan bantuan dari berbagai kalangan untuk tenaga kesehatan yang ada di Ambon.

Sebelumnya, ada 850 stok baju hazmat yang telah disalurkan karena merupakan stok Kota Ambon. Dan 2 minggu kemarin, BNPB telah menyumbangkan 800 baju hazmat kepada Kota Ambon.

“Total baju yang ada saat ini jadi 850 itu kurang lebih 1 bulan yang lalu. 2 minggu kemarin kita juga mendapat bantuan 800 baju hazmat dari BNPB,” tambahnya.

Ada juga bantuan yang diberikan sebanyak 290 lebih baju hazmat dari yayasan yang ada di luar Ambon. “Kemudian kita dapat sumbangan dari salah satu yayasan di Surabaya, kurang lebih 190. Dan kita juga dapat tambahan 100 baju hazmat dari relawan yang ada di Kota Ambon,” papar Joy.

Ia bersyukur, karena selain kesiapan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Ambon, ada juga anggota masyarakat yang ikut membantu kota Ambon dalam penanganan Covid 19.

“Jadi selain kesiapan yang dilakukan Pemerintah Kota Ambon, namun kita bersyukur masyarakat Maluku diluar yang masih memberikan perhatian kepada kita,” ujar dia. (DHT)

Comment