by

50.595 Keluarga Terima Bansos

Ambon, BKA- Sebanyak 50.595 keluarga yang ada di kota Ambon, telah menerima bantuan sosial dari Pemerintah Kota. Baik berupa bantuan sembako maupun bantuan langsung tunai (BLT) akibat pandemi Covid-19.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, berdasarkan data yang ada, pemerintah telah menyalurkan kepada penerima atau masyarakat yang berhak menerima sembako maupun BLT akibat pandemi covid 19 yang mewabah di kota bertajuk Manise ini.

“Jadi sampai dengan hari ini (kemarin) bantuan terus jalan. Itu 50.595 keluarga yang sudah kita bantu, itu dalam bentuk sembako tapi juga dalam bentuk bantuan langsung tunai yang ada di desa-desa,” ungkap Louhenapessy, kepada wartawan di Korem Binaiya 151 Ambon, Jumat (3/7).

Bantuan sembako, tuturnya, diberikan kepada masyarakat yang berada di lingkup kelurahan. Sedangkan untuk BLT bagi masyarakat yang berada di lingkup desa/negeri yang ada di kota Ambon.

Untuk BLT sendiri, Ia mengungkapkan, bantuan yang diberikan langsung ditransfer oleh desa ke rekening masing-masing penerima bantuan sosial tersebut. Sehingga tidak ada lagi perkumpulan di kantor desa untuk mengambil dana dimaksud.

“Jadi bantuan sosial ini ada dua, yang di kelurahan itu mendapat sembako. Sedangkan yang di desa itu mendapatkan BLT yang ditransfer langsung ke rekening mereka,” bebernya.

Menurutnya, walaupun BLT tersebut telah ditransfer ke seluruh penerima atau masyarakat yang terdampak Covid-19, namun diakui masih ada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan tersebut.

Masyarakat itu berasal dari negeri batumerah. Karena jumlah penerima dari masyarakat yang ada di wilayah tersebut, sudah melebihi kapasitas yang tidak dapat diakomodir oleh dana desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) yang ada pada negeri Batumerah.

“Dari seluruh data yang masuk, kita yang menjadi problem. Buat kita, itu hanya di desa Batumerah. Karena di desa Batumerah itu ada kelebihan 2.116 keluarga yang tidak bisa di cover oleh dana desa maupun alokasi dana desanya,” sebut dia.

Dan Pemerintah Kota telah mengintervensi masyarakat-masyarakat tersebut dan telah memberikan bantuan berupa sembako, sebelum nantinya akan dilihat lagi untuk menerima bantuan sosial lainnya.

“Karena itu kita intervensi sambil menunggu bantuan dari sosial, kita akan bantu dalam bentuk sembako kepada keluarga-keluarga tersebut,” ujar dia.

Politisi Golkar ini menjelaskan, hanya desa Batumerah saja yang hingga saat ini DD maupun ADD nya tidak dapat digunakan untuk mengcover seluruh masyarakat miskin baru yang ada di desa itu. Sementara untuk 49 desa maupun keluarahan lainnya di Kota Ambon, sudah dapat mengcover seluruh masyarakat miskin baru pada lingkungan masing-masing.

“Di 49 desa maupun kelurahan lain itu sudah bisa di cover, dengan dana desa maupun alokasi dana desa, maupun dalam bentuk bantuan sembako,” tutup Louhenapessy. (DHT)

Comment