by

60 Miliar Untuk Tangani Corona

Ambon, BKA- Untuk penanganan pandemi covid-19 di Kota Ambon, Pemerintah Kota Ambon mengalokasikan dana sebanyak Rp 60 miliar. Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam keterangan pers, yang berlangsung di Ruang ULA, Balai Kota, Selasa (28/4).

Ketua DPD II Golkar Kota Ambon ini menilai, untuk dana tersebut berasal dari seluruh program fisik Pemerintah Kota yang dibatalkan selama tahun 2020.

Hal tersebut, akuinya, mengacu pada kebijakan Pemerintah Kota yang mempertimbangkan petunjuk dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) maupun Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait penanganan Covid 19.

“Jadi setelah kita mempertimbangkan petunjuk dari Kemenkeu maupun Kemendagri, maka seluruh program-program fisik Pemerintah Kota tahun ini, itu disalurkan seluruhnya masuk pada biaya tak terduga. Dan anggarannya itu kurang lebih 60 miliar yang kita alokasikan untuk itu,” beber Louhenapessy.

Untuk dana yang dialokasikan tersebut, pihaknya tidak memerlukan persetujuan dari DPRD Kota Ambon. Mengingat, keputusan alokasi dana itu sudah sesuai dengan kebijakan secara nasional.

Dengan begitu, Pemerintah Kota akan menyurat kepada DPRD Kota Ambon sebagai pemberitahuan terkait adanya dana Rp 60 miliar, yang dialokasikan guna penanganan covid 19 di Kota Ambon.

“Untuk kegiatan ini tidak perlu dari DPRD cukup pemberitahuan ke DPRD ini kebijakan nasional jadi untuk itu kita menyurat ke DPRD sesuai dengan petunjuk dari pemerintah pusat,” tuturnya.

Walikota dua periode ini menambahkan, kasus covid 19 di Kota Ambon sendiri sudah masuk dalam zona merah. Sehingga penanganannya harus lebih maksimal. Mengingat virus covid 19 sendiri, saat ini telah membunuh ribuan orang diseluruh dunia.

Untuk itu, sambung dia, adanya alokasi dana dimaksud akan lebih mempersiapkan Pemerintah Kota dalam penanganan covid 19. Baik dari sisi medis, maupun bantuan kepada masyarakat.

Walaupun begitu, Ia tetap berharap dana yang dialokasikan ini tidak semuanya terpakai. Sehingga dapat digunakan juga untuk kepentingan lain dalam pelayanan kepada masyarakat di Ambon.

“Kita berharap tidak semua dipakai karena bisa dipakai untuk kepentingan lain. Tapi kita tetap siapkan untuk itu,” tutup dia. (DHT)

Comment