by

AKDP Lakukan Pelanggaran Selama PSBB

Ambon, BKA- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon mencatat, banyak pelanggaran yang dilakukan transportasi Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Yakni mengangkut penumpang melebihi kapasitas 50 persen.

Para pelanggar tersebut kemudian diberikan sanksi oleh para petugas di sejumlah pos PSBB, dengan menurunkan muatan penumpang sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan selama PSBB.

“Ada pelanggaran yang dibuat awal itu, ada yang muatannya lebih kami turunkan,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Ambon, Robby Sapulette, kepada wartawan, Kamis (2/7).

Muatan penumpang yang seharusnya hanya 50 persen, sebut dia, justru sengaja dilebihkan oleh para supir AKDP selama penerapan PSBB.

Sementara himbauan telah dilakukan sebelumnya pada hari pertama dan kedua penerapan PSBB, hingga hari berikutnya diberikan sanksi sanksi.
“Mereka muat lebih dari 50 persen. Awalnya itu kita masih menghimbau pada hari pertama selebihnya tidak. Tapi sekarang sudah lebih baik dan tidak ada lagi,” bebernya.

Sapulette mengaku, pihaknya akan tetap melakukan pemantauan dan pengecekan di lapangan selama penerapan PSBB di kota Ambon. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang terjadi selama PSBB.

Sebab, baik angkutan kota (angkot) maupun AKDP harus mematuhi seluruh aturan yang telah diterapkan dalam penerapan PSBB. Dengan memaksimalkan apa yang telah dilakukan Pemerintah Kota Ambon, dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Nanti saya cek laporan lagi di lapangan, terkait dengan pelanggaran AKDP,” imbuhnya.

Selain AKDP, pihaknya juga akan memantau aktivitas terhadap angkot dan akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, ketika angkot melakukan pelanggaran yang sama. Ini dilakukan untuk memberikan efek jera terhadap pelanggaran aturan yang dibuat oleh pemerintah. “Kalau ada angkot yang melanggar akan ketahuan dan kita tindak,” pesannya.

Sapulette berharap, seluruh aturan PSBB dapat diikuti dengan baik oleh masyarakat sehingga memaksimalkan apa yang dilakukan Pemerintah Kota Ambon untuk cegah penyebaran wabah Corona ini. (DHT)

Comment