by

Alfamidi Salurkan 1000 Peket Sembako

Ambon, BKA- Tiga Yayasan Pengelola Donasi Konsumen Alfamidi dibawah PT Midi Utama Indonesia Tbk, bersama Pemerintah Kota Ambon menyalurkan 11.200 paket sembako Peduli Covid-19 kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di kawasan OSM, Kelurahan Kudamati, jalan Nona Saar Sopacua, Sabtu (9/5).

Tiga Yayasan tersebut diantaranya, Yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI), Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) dan Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shodaqoh Nadlatul Ulama (LAZISNU).

Selain warga OSM, belasan paket sembako tersebut juga dibagikan kepada ratusan tukang becak, ojek serta pekerja informal lainnya di beberapa titik di Kota Ambon. Penyerahan melibatkan Pemerintah Kota Ambon yang diwakili oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, A. G. Latuheru.

“Alfamidi yang beropreasi di Ambon dalam visi misinya bukan saja membuka gerai modern, tapi mereka juga punya program berdayakan lingkungan. Dengan adanya pandemi Covid-19, Alfamidi punya program dari CSR untuk berbagi kepada masyarakat yang terdampak Covid-19,” ungkap Latuheru, kepada wartawan, usai menyerahkan bantuan tersebut.

Menurutnya, Pemerintah Kota tidak melihat isi bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana peran dari manajemen Alfamidi ikut merasakan apa yang saat ini dirasakan masyarakat, terkhusus di RT.007/RW.04 Kelurahan Kudamati.

“Kita harap bukan saja adanya Covid, tapi memang visi misi Alfamidi akan berdayakan pedagang lokal. Dan untuk warga sekitar telah dibagi, dan juga ada tukang becak, ojek dan pekerja informal lainnya juga. Sasaran langsung kepada mereka pekerja harian. Dan bantuan ini sekedar meringankan beban mereka dan keluarga,” pungkas Latuheru.

Kepala Cabang Alfamidi Ambon, Wahyu Somantri menjelaskan, sangat menyambut baik program tersebut. Dimana untuk wilayahnya ini mendapat alokasi bantuan sebesar 1.000 paket sembako dari BMCI.

“Ini program Covid-19 ketiga dari Lazismu setelah kemarin sudah berjalan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah ibadah, pasar dan tempat umum lainnya. Serta pembuatan wastafel untuk masyarakat, kini BMCI mengalokasikan 1.000 sembako di wilayah kami,” ungkap Wahyu.

Ia berharap, bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19. Dengan harapa, wabah ini dapat segera berakhir agar masyarakat dapat kembali hidup normal.

“Kita juga harus disiplin diri mulai dari diri kita, untuk benar-benar menjaga social distancing, menjaga kebersihan dan kesehatan diri agar tidak tertular atau menularkan ke orang lain,” pesannya.

Manager Program BMCI, Harun menambahkan, tiga Yayasan Pengelola Donasi Konsumen Alfamidi bersama-sama membagikan sebanyak 11.200 paket sembako gratis untuk mesyarakat terdampak Covid-19 seperti pekerja informal di sejumlah daerah.

Dari jumlah tersebut, BMCI dan Lazismu masing memberikan 5.000 paket dan Lazismu mendapat 1.200 paket. Paket sembako tersebut akan di sebar ke 13 provinsi diantaranya Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Maluku.

“Program Peduli Covid-19 bertahap. Sekarang dengan adanya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di banyak kota, membuat masyarakat terdampak kesulitan mendapatkan sembako. Ini alasan BMCI turut andil dalam program 11.200 paket sembako peduli Covid-19,” imbuhnya.

Sekedar tahu, tiga yayasan tersebut telah menjalankan beragam program seperti pemberian 1.000 hand sanitizer untuk masyarakat oleh Lazisnu, 700 paket sembako Peduli Covid-19 di Makassar dan Cilegon oleh Lazisnu, 200 paket sembako di Surabaya (BMCI), pembagian 12.000 masker oleh BMCI, 11 Bilik Disinfektan oleh BMCI, pembuatan 700 tempat cuci tangan oleh Lazismu, BMCI dan Lazisnu, serta penyemprotan disinfektan di 200 titik Lazismu. (DHT)

Comment