by

Alimudin Sebut PLN Tidak Punya Komitmen

Ambon, BKA- Anggota DPRD Provinsi Maluku Fraksi Garindra, Alumudin Kolatlena, menyebut PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku (M2U) tidak punya komitmen dalam pelayanan kelistrikan. Karena hingga saat ini, di bulan suci Ramadhan masih terjadi pemadaman yang tidak menentu.

“Harus ada keseriusan dari PLN dalam menangani kelistrikan di SBT, khususnya di Kota Bula. Sebab ini kan umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa, tapi setiap malam sering terjadi pemadaman yang tidak menentu. Bahkan satu malam bisa padam 4 sampai 6 kali pemadaman,” ungkap Alimudin, pada BeritaKota Ambon di Kantor DPRD Maluku, Selasa(28/4).

Sebagai keterwakilan masyarakat SBT di DPRD Provinsi Maluku, Alimudin minta pihak PLN agar lebih konsisten dalam memberikan pelayanan kelistrikan. Sehingga tidak terganggu dalam menjalankan ibadah puasa.

Akibat pemadaman tersebut, katanya, banyak warga yang mengeluh. Mereka tidak hanya merasa terganggu dalam menjalankan ibadah puasa, namun ada sebagaian peralatan elektronik mereka yang mengalami ganguan, akibat daya listrik yang tidak normal atau volatase naik-turun.

“Ini lampu terkadang mati. Menyala, sedikit lagi mati. Itu berjalan tidak menentu waktu, sehingga sayang kalau ada warga yang mengelu ada alat listrik mereka yang rusak, akibat tegangan listrik yang kurang normal,” ujarnya.

Menurutnya, Kota Bula merupakan sentral aktivitas masyarakat di Kabupaten SBT. Sehingga perlu ada pelayanan listrik PLN yang normal. Tapi karena beberapa waktu belakangan ini sering terjadi pemadaman yang tidak menentu, membuat aktivitas masyarakat juga ikut terganggu. Terutama aktivitas yang membutuhkan dukungan aliran listrik.

“Apalagi di bulan suci Ramadhan, tentu orang-orang sangat membutuhkan penerangan yang lebih baik, terutama di waktu shalat dan sahur. Saat itu, penerangan lampu sangat dibutuhkan,” ucapnya.

Untuk itu, Alimudin meminta pihak PLN UIW Maluku dan Maluku Utara agar lebih memperhatikan unit PLN di SBT. Harus ada ketegasan untuk lebih memperhatikan dan membenahi kondisi kelistrikan disana.

Dia juga meminta agar PLN tidak hanya sekedar mengumbar komitmen, namun tidak dibarengi dengan kerja nyata untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, terutama selama bulan suci Ramadhan.

“Sekali lagi saya tegaskan agar pihak PLN harus lebih profesional dan lebih berperan aktif dalam memberikan pelayanan yang prima, PLN juga harus bisa menginformasikan kondisi yang terjadi akibat pemadaman yang tidak menentu,”tegasnya. (RHM)

Comment