by

Ambon Masuk Fase PSBB

Ambon, BKA- Gubernur Maluku, Murad Ismail, mengatakan, Kota Ambon telah memasuki fase Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Ambon. Hal ini sudah berlaku sejak 10 Juni, kemarin.

“Terhitung mulai hari ini (kemarin, red-), Kota Ambon telah masuk fase PSBB,” paparnya melalui konferensi pers yang digelar di Loby Kantor Gubernur Maluku, Rabu (10/6) malam.

Sehingga setiap masyarakat luar yang ingin masuk atau datang ke Kota Ambon, harus mempersiapkan diri dengan segala ketentuan yang berlaku dimasa PSBB.

Untuk itu, Gubernur Maluku itu meminta Walikota Ambon, Richard Lohanapessy, secepatnya berkoordinasi dengan seluruh bupati yang ada di Maluku untuk mensosialisasikan PSBB ke masyarakat.

Gubernur Maluku, Murad Ismail, menggelar Konferensi pers di Loby Kantor Gubernur Maluku, Rabu (10/6)

“Kepada Walikota Ambon untuk segera mensosialisasikan tentang PSBB di Kota Ambon, sehingga masyarakat yang akan datang ke Ambon untuk bisa mempersiapkan diri, seperti ketentuan yang berlaku dimasa PSBB,” Imbuhnya.

Dia berharap, pemberlakuakn PSBB tersebut dapat menekan anka pasien Covid-19 di Kota Ambon maupun kabupaten dan kota lainnya di Maluku, yang terus mengalami penambahan setiap hari.

Seperti yang sebelumnya, Proposal PSBB Kota Ambon diserahkan ke Pemerintah Provinsi Maluku, untuk menindaklanjuti ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Saat ini, Proposal PSBB tersebut sudah disetujui sesuai Keputusa Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/358/2020 tentang PSBB Kota Ambon, dalam rangka penanganan percepatan memutus mata rantai Covid-19 resmi diberlakukan.

Ditambahkan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku, Kasrul Selang, Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI tersebut baru diterima oleh Pemerintah Provinsi Maluku.

“Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI tentang pemberlakuan PSBB di Kota Ambon, ini sampai ketangan Pemerintah Provinsi Maluku tepat pukul 17.00 WIT, sore hari ini (kemarin, red-),” pungkasnya. (BKA-1)

Comment