by

Anggaran Corona Terpakai Rp. 47 Miliar

Ambon, BKA- Hingga kini, penggunaan anggaran penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tingkat Provinsi Maluku telah mencapai Rp 47 miliar, dari total anggaran sebesar Rp 122 miliar.
Hingga kini, penggunaan anggaran penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tingkat Provinsi Maluku telah mencapai Rp 47 miliar, dari total anggaran sebesar Rp 122 miliar.
Hal ini dibeberkan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTTP) Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang dalam rilisnya yang diterima koran ini, Kamis (27/8).
Kasrul juga membantah terkait penggunaan anggaran Covid-19 oleh Pemerintah Provinsi yang disebut-sebut telah menghabiskan Rp 1,58 triliun.

Menurutnya, dari total anggaran penanganan Covid-19 senilai Rp 122 miliar, digunakan berbagai sektor. Diantaranya bidang kesehatan, sekretariat, sosial, belanja pengadaan dan lainnya. Yang sifatnya untuk penanganan wabah Corona.

Dan anggaran yang paling banyak digunakan adalah pada bidang sekretariat Gugus Tugas (Gustu) Penanganan dan Percepatan Covid-19 Maluku.

“Terbanyak itu untuk sekretariat. Karena ada pengadaaan beli-beli macam-macam,” sebut Kasrul.
Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku ini juga membeberkan, jumlah anggaran Covid-19 yang telah terpakai habis, bersifat klarifikasi pada pemberitaan media.

“Jadi bukan dana penanganan Covid yang terpakai 1,58 triliun, tapi hanya 47 miliar dari 122 miliar,” tegasnya.

Dijelaskan, anggaran 1,58 triliun yang disebut itu merupakan bagian dari realisasi APBD tahun 2020 hingga pertengahan Agustus. Sementara untuk total realisasi sudah mencapai 47 persen.
Kasrul menambahkan, Ia harus membenarkan terkait penggunaan anggaran Covid-19 di tingkat Pemprov Maluku. Hal ini sekaligus meluruskan terkait pemberitaan penggunaan anggaran Covid-19.
“Jadi saya hanya meluruskan, agar tidak terjadi kesimpangsiuran data,” tutup dia.
(BKA-1)

 

Comment