by

Anggaran PPPK Ikut Direfocusing

 

Ambon, BKA- Sebagian anggaran pada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), turut direfocusing atau dialihkan untuk penanganan Covid-19. Namun, belum diketahui pasti berapa besar anggaran tersebut untuk penanganan maupun pencegahan Covid-19 di Kota Ambon.

Anggaran tersebut, ada keterkaitan dengan gaji atau upah tenaga PPPK lingkup Pemerintah Kota Ambon itu, yakni sebanyak 336 orang yang terdata. Naasnya, hanya 110 tenaga yang akan menerima, lantaran sebagian anggaran diahlikan untuk penanganan Covid.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, Benny Selanno menyebutkan, kebijakan refocusing yang terjadi bukan atas kehendak Pemerintah Kota Ambon. Melainkan keputusan tersebut diturunkan dari Pemerintah Pusat untuk ditindaklanjuti seluruh daerah.

“Dari refocusing kemarin, dari delapan miliar sebagaimana saya jelaskan di DPRD kemarin. Itu telah dipotong lima miliar,” ungkap Benny, saat ditemui di Balai Kota, Senin (14/9).

Menurut Benny, jika Rp 8 miliar dianggarkan, maka dipastikan seluruh tenaga honorer PPPK, bisa mendapatkan upah kerja. Tetapi, karena ada pemotongan anggaran, maka yang bisa menerima gaji hanya sebatas ratusan lebih tenaga honorer.

“Tapi kalau dipotong lima miliar, tinggal tiga miliar cuman hanya seratus sekian orang yang kita kasih. Dan ini diluar kewenangan kita,” tutur dia.

Lebih lanjut kata dia, sesuai data Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Ambon, anggaran tersebut masih dalam penetapan, belum masuk ke rekening khas daerah. Sama halnya, dengan pemotongan Rp 5 Miliar dimaksud.

“Jadi delapan miliar itu sudah ada dalam anggran penetapan, tapi uangnya belum datang,” imbuhnya.

Ditanya apakah Pemerintahan Kota lewat BKD akan berupaya untuk menambah anggaran agar keseluruhan tenaga PPPK bisa menikmati hasil kinerja selama ini, Ia juga mengaku, pihaknya sementara lagi mengusahakan. “Kita lagi usahakan,” tutup dia. (BKA-1)

 

Comment