by

Aniaya, Tiga Pemuda Benteng Satu Tahun Penjara

Ambon, BKA- Lucas J. Pauno alias Lucas (19),Stevano Nehemia Fedik Veerman alias Man (18),Fabio Testy Latuperissa alias Fabio (21), tiga terdakwa dalam kasus tindak pidana penganiayaan bersama terhadap anak dibawah umur, Selasa (4/8) kemarin, diganjar satu tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon.

Didalam amar putusan ketua majelis hakim di persidangan itu, ketiga terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 80 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan anak.

“Menyatakan ketiga terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan bersama serta memerintahkan agar ketiganya tetap di tahan,” jelas hakim ketua Felix R. Wuisan dibantu Jenny Tulak dan Essau Yerisitouw selaku hakim anggota dalam amar putusannya.

Sidang pun dihadiri tim penasehat hukum tiga terdakwa, Izack Frans Cs.
Yang meringankan, ketiganya belum pernah di hukum, sedangkan yang memberatkan atas tindakan ketiganya membuat korban mengalami kesakitan pada tubuhnya.

Sebelumnya, JPU menuntut ketiga terdakwa ini masing-masing , Lucas J. Pauno alias Lucas (19),Stevano Nehemia Fedik Veerman alias Man (18),Fabio Testy Latuperissa alias Fabio (21), dengan pidana penjara selama dua tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon karena melakukan tindak pidana penganiayaan bersama terhadap anak dibawah umur.

Tuntutan ini dibacakan dalam sidang yang berlangsung secara Online, Senin (13/7).

Sebelumnya JPU dalam berkas dakwaan JPU menyebut, tiga warga yang bermukim di RT 004/RW 006 ini,naik sidang karena bersama-sama melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korban Frelian Latuperisa alias Ian.

Awalnya terjadi pada 2 Februari 2020 sekitar pukul 16.30 WIT tepatnya di pantai Santai Beach Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Saat itu terdakwa Lucas J. Pauno alias Lucas melihat korban sedang berada di pantai Santai Beach. Dia kemudian mengajak dua rekan terdakwa bersama saksi Filep Latuputty untuk sama-sama menemui korban, karena sebelumnya korban sempat mengeluarkan kalimat kepada terdakwa ingin mengajak terdakwa Lucas berkelahi.

Sampai di TKP, terdakwa langsung menghadang korban, dengan mengatakan kalau korban yang ajak mereka berkelahi. “Ian (Korban) Ose (Kamu) yang ajak bakupukul (berkelahi) kah?. Sambil korban juga mengiakan pernyataan terdakwa. “Iya”.

Dari situ, korban langsung lebih dulu memukul terdakwa sehingga terdakwa Lucas kembali membalas dengan memukul korban sebanyak satu kali.

Setelah itu, korban sempat berlari dan melompat di dalam air, kemudian kedua terdakwa lainnya yakni Stevano Nehemia Fedik Veerman, Fabio Testy Latuperissa mengikuti korban lalu melakukan penganiayaan bersama-sama.

Atas tindakan yang dilakukan ketiga terdakwa, korban mengalami luka berdasarkan visum dokter, luka robek dibagian kepala sebelah kanan, kepala bagian kiri mengalami bengkak, dan juga luka pada ujung jari kaki dan beberapa bagian tubuh korban mengalami luka-luka yang cukup serius.
(SAD)

Comment