by

ASDP Kurangi Trip Ferry

Ambon, BKA- PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Cabang Ambon mengaku, saat ini melakukan pengurangan trip (perjalanan). Pengurangan terjadi sejak adanya himbauan dari Pemerintah Daerah untuk tidak adanya muatan penumpang.

Mengingat, dengan adanya pandemi Covid 19, muatan penumpang dapat mempercepat penyebaran virus tersebut.

Manager Usaha PT ASDP Cabang Ambon, Abdillah mengaku, saat ini terjadi pengurangan trip terutama untuk kapal ferry yang melayari Hunimua-Waipirit.

Untuk kapal ferry yang melayari Hunimua-Waipirit, sendiri saat ini hanya ada 7 trip yang dilakukan. Padahal sebelumnya ada 13 trip yang dilakukan.
Pengurangan trip tersebut juga diakibatkan oleh adanya permintaan dari Bupati SBB untuk kapal yang keluar hanya pada sore hari.

“Trip yang berkurang di Hunimua-Waipirit dan permintaan dari Bupati SBB, trip terakhir keberangkatan 16.30, semua kapal ASDP operasi Hunimia-waipirit 7 trip,” terang Abdillah, saat dihubungi koran ini, Selasa (12/5).

Menurutnya, saat ini ada 3 kapal yang melayari rute tersebut tapi hanya mengangkut logistik dan bukan penumpang. Hal tersebut sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi.

“Untuk kapal penyeberangan tetap masih ikut kebijakan pemerintah daerah dalam hal ini Gugus Tugas Covid-19, bahwa sampai dengan tanggal 15 Mei 2020 penyeberangan hanya boleh mengangkut kendaraan barang dan logistik,” tuturnya.

Ia melanjutkan, usai tanggal 15 mei pihaknya juga belum tentu dapat mengangkut penumpang karena menunggu keputusan pemerintah daerah.
“Setelah tanggal 15 Mei masih kita tunggu kebijakan lebih lanjut, akan diperpanjang atau bagaimana. Prinsipnya ASDP mendukung sepenuhnya apa yang menjadi kebijakan Pemerintah Daerah,” imbuh dia.

Saat ini pihaknya menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada oleh daerah, dengan tetap adanya operasi kapal. Dan pengurangan trip hanya berlaku untuk rute Hunimua-Waipirit saja, sedangkan yang lainnya tetap berjalan dengan normal.

Dengan jumlah kapal sebanyak 5 buah kapal, yakni 3 kapal melayari Hunimua-Waipirit, 1 kapal rute Hunimua-Masohi dan 1 kapal rute Galala-Namlea.

Dan untuk rute Galala-Namlea, juga harusnya dilayari oleh 2 kapal. Namun karena adanya masalah pada salah satu kapal saat ini, hanya ada 1 kapal saja yang beroperasi.

“Untuk Galala-Namlea KMP Wayangan lagi ada trouble, mudah-mudahan bisa segera selesai. Sementara lintasan tersebut dilayani 1 kapal yaitu KMP Temi,” tutup dia. (DHT)

Comment