by

Asmil Paldam Skip Dilahap Api

Ambon, BKA- Diduga akibat korsleting listrik, satu rumah warga dan tiga rumah dinas di Asrama Militer (Asmil) Paldam Skip, Kecamatan Sirimau hangus terbakar, Senin (14/9). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Pantauan di lapangan, api berasal dari salah satu rumah warga milik Yunus Urulean. Yunus merupakan salah satu pegawai kontrak di Pemerintah Kota Ambon. Dalam rumahnya itu, ada 3 kepala keluarga (KK) yang tinggal bersama Yunus.

Berdasarkan keterangan warga, kebakaran yang terjadi di RT.02. RW.05 Kelurahan Karpan itu, terjadi sekira pukul 17.10 WIT. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek dari rumah Yunus yang kemudian merembet dan menghanguskan tiga rumah dinas TNI AD di Asmil Paldam Skip itu.

“Tidak tahu kebakaran karena apa. Kalau tidak salah itu jam 5 (sore) lewat. Karena dengar banyak yang berteriak kebakaran, makanya warga panik dan keluar. Ternyata rumahnya Yunus ini sudah terbakar. Kemudian merembet ke asrama Paldam ini,” ungkap Edy Wailauru, warga RT 01/RW.05, kepada wartawan di TKP.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Ambon, Edwin Pattikawa mengaku, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIT. Yang diakibatkan hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Namun pihaknya brehasil memadamkan api kurang lebih sekitar satu jam, dengan menerjunkan 7 unit mobil damkar.

“Tadi kruang lebih satu jam setengah yang lalu kebakarannya. Diakibatkan oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik dari rumah warga di samping barak dibelakang yang merambat ke asrama. Jadi asrama setelah di cek, sementara 3 rumah di blok. Sedangkan rumah warga itu satu yaitu pegawai kontrak di bagian umum Pemkot,” ungkap Pattikawa.

Dikatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan BPBD Kota Ambon terkait bantuan tanggap bencana kepada para korban.

“Nanti kita koordinasikan ke Dinas Sosial, mungkin ada bantuan. Dan kita sudah turunkan tadi itu 7 unit mobil damkar. Proses pemadaman itu sekitar 1 jam, Cuma karena tadi proses pendinginan bara api di lokasi kebakaran yang agak lama,” tutup dia.

Sementara itu, Kapendam XVI Pattimura, lewat rilisnya turut membenarkan musibah tersebut. Dimana kebakaran awal terjadi para rumah warga milik Yunus Urulean yang kemudian merambat hingga menghanguskan tiga unit rumah dinas tipe K-21 milik anggota TNI, Asmil Paldam.

Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan petugas Damkar dan Penyelamatan Kota Ambon dengan mengerahkan 7 unit mobil damkar dan dibantu oleh anggota militer dan warga sekitar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp 450 juta. (UPE)

Comment