by

ASN Pemkot Dilarang Mudik

Ambon, BKA- Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di lingkup Pemerintah Kota Ambon dilarang untuk melakukan aktivitas mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Hal ini dipertegas oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, Benny Selanno, saat dihubungi koran ini, Kamis (14/5).

Menurutnya, larangan mudik sesuai dengan surat yang dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) yang diterima oleh pihaknya.

“ASN di republik ini itu sama sekali dilarang mudik. Artinya mereka harus berada di tempat walaupun itu dalam kondisi bulan puasa maupun menyongsong perayaan Idul Fitri,” tegas Selanno.

Surat dari Menpan tersebut, akuinya, telah disebarluaskan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di bawah naungan Pemerintah Kota Ambon.

Tak hanya itu, Pejabat Pembina Kepegawaian yakni Walikota Ambon juga telah menginstruksikan kepada seluruh ASN yang ada, dilarang untuk meninggalkan lokasi keberadaannya saat ini. Hal tersebut sendiri dilakukan dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kota Ambon.

Dengan begitu, ASN diminta untuk tidak meninggalkan Kota Ambon untuk mudik ke kampung halaman, untuk merayakan hari raya Idul Fitri.

“Surat mempan kemudian sudah disampaikan kepada seluruh pimpinan dan OPD seluruh staf dan pegawai Pemkot Ambon. Sehingga perlu ditaati, bahwa ini demi kepentingan bersama kita semua untuk memerangi dan memutus mata rantai virus corona dari seluruh penduduk yang ada di Kota Ambon,” ujarnya.

Dengan begitu, bagi ASN yang nekat untuk mudik dan melanggar apa yang telah ditetapkan oleh pemerintah, akan langsung ditindak secara tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Bagi PNS yang harus melakukan mudik diketahui oleh pemerintah, terutama pejabat pembina kepegawaian dalam hal ini walikota, tetap akan diberikan sanksi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” pesan Selanno.

Untuk memantau aktivitas ASN dilingkup Pemerintah Kota Ambon, tutur dia, ada pengawasan yang dilakukan langsung oleh pimpinan OPD terhadap stafnya. Sehingga, lebih terarah dengan baik, karena hal tersebut sesuai dengan instruksi Walikota untuk pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota.

“Jadi begini, menyangkut masalah kerja di rumah ini kan dalam pengontrolan masing-masing pimpinan OPD. Walikota telah memberikan instruksi secara lisan maupun tertulis kepada semua pimpinan OPD, untuk mengawasi secara ketat ASN Pemkot Ambon yang melaksanakan kerja di rumah,” imbuh dia.

Olehnya, seluruh ASN yang ada dilingkup Pemerintah Kota diharapkan mampu mengikuti aturan yang telah ditetapkan.
“Dilarang mudik, itu merupakan aturan yang harus ditaati hukumnya oleh setiap ASN untuk kerja baik pada republik ini, maupun pada Pemerintah Kota Ambon secara khusus,” tutupnya. (DHT)

Comment