by

ASN Pemkot Masih Dirumahkan

Ambon, BKA- Sesuai Peraturan Walikota (Perwali) nomor 18 dalam pemberlakuan PSBB, Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Ambon hingga kini masih dirumahkan. Perwali tersebut sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) yang ditindaklanjuti oleh Perwali, yakni selama 14 hari.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, Benny Selanno menyebutkan, bagi ASN yang dirumahkan bukan berarti untuk liburan. Tetapi tetap bekerja dari rumah atau Work from home (WFH) sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau arahan masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kita jalan bukan sesuai SKB, tapi sesuai dengan Permenkes yang kemudian ditindaklanjuti dengan perwali. Maka itu, 14 hari kedepan sesuaikan dengan Perwali. Itu seluruh aktivitas kantor dinyatakan dialihkan ke rumah bukan libur,” tegas Selanno, kepada wartawan, Sabtu (27/6).

Kata dia, tidak semua ASN lingkup Pemerintah Kota yang dirumahkan sesuai dengan Perwali yang ada. Karena ASN yang berada ada pada OPD untuk lakukan pelayanan publik kepada masyarakat, harus tetap berkantor sesuai dengan ketentuan yang telah berlaku.

Yakni harus bekerja mengikuti arahan dari pimpinan OPD, sehingga pelayanan dapat berlaku sesuai dengan aturan yang ditentukan.

Mengingat saat ini di Kota Ambon sedang melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Sehingga ASN harus tetap memperhatikan arahan dari pimpinan OPD demi mendukung pemerintah dalam penyebaran covid-19, terutama pada pelayanan masyarakat.

“Kemudian pada unit-unit tertentu yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik ini bekerja. Tetapi mekanisme kerja diatur oleh masing-masing kepala dinas,” sebutnya.

Dia melanjutkan, PSBB sendiri telah dilaksanakan atau diberlakukan oleh Pemerintah Kota Ambon sejak tanggal 22 Juni dan akan berakhir usai pekan ini. “Jadi bisa dilihat, ASN jarang ada yang berkeliaran karena sesuai dengan perwali itu,” tukasnya.

Selanno juga meminta ASN yang saat ini dirumahkan untuk tidak merasa diliburkan. Tetapi dapat bekerja sesuai dengan arahan dari pimpinan masing-masing OPD untuk kemajuan Pemerintah Kota kedepan. (DHT)

Comment