by

Belajar Musik Tradisional di Museum Siwalima

Ambon, BKA- Museum Siwalima Ambon mengadakan belajar bersama memainkan alat musik tradisional, yaitu, Ukulele, Tifa serta Totobuang, sebagai upaya untuk menumbuhkan minat anak akan alat musik tradisional.

Kepala Museum Siwalima Ambon, Jean Saiya, menjelaskan, kegiatan publik belajar bersama kali ini mengenai alat musik tradisonal, yang akan digelar selama 20 hari.

“Didalam proses belajar bersama musik tradisional selama 20 hari ini, meghasilkan Konser Mini Musik Tradisional dengan melibatkan pelatih, J Silooy, yang merupakan pelatih dari sanggar Boyratan, yang mempunyai kemampuan dibidang alat musik Totobuang dan tifa, serta Filia Pattinasarany sebagai pelatih Ukulele,” katanya, usai pelaksanaan Konser Mini Musik Tradisional di Gedung Theater Museum Siwalima Ambon.

Kegiatan ini merupakan program publik pertama yang dilakukan. Rencana awal kegiatan, seharusnya melibatkan siswa-siswi SD dan SMP dari dua komoditas, baik Islam maupun Kristen. Tapi karena adanya pandemi, maka pihaknya hanya melibatkan siswa-siswa yang berdomisili dekat Museum Siwlaima.

Saiya menambahkan, kelompok musik ini akan terus dilatih, sehingga bisa dilibatkan dalam pameran alat musik tradisonal tingkat nasional pada Oktober mendatang., dengan membawakan sejumlah lagu-lagu daerah.

“Namun jika kondisi pandemi masih berlangsung, maka pameran akan kami gelar secara virtual. Dan mereka yang telah berlatih alat musik tradisional, dapat tampil diacara pameran tersebut, walapun hanya secara virtual. Kami berharap, lewat kegiatan ini dapat memicu anak-anak mencintai alat musik tradisional. Apalagi saat ini, sesuatu yang tradisiomal tidak lagi disukai. Tapi dengan kegiatan ini, mereka bisa tertarik selama 20 hari mengikuti latihan bersama yang menghasilkan Konser Mini Musik Tradisional,” tutupnya. (KJH)

Comment