by

Belajar Tatap Muka di Kecamatan Leihitu Tunggu Keputusan Pemkab

Ambon, BKA- Berdasarkan pertimbangan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), proses belajar tatap muka di sekolah sudah bisa diterapkan di wilayah Kecamatan Leihitu.

Namun untuk memastikan hal itu, dibutuhkan keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malteng, dalam hal ini Bupati Tuasikal Abua, untuk dijadikan landasan pelaksanaannya.

“Untuk proses belajar tatap muka di Kecamatan Lehitu, masih menunggu keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malteng,” demikian ungkap Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Leihitu, Burhanudin, Selasa (12/1).

Sementara ini, lanjutnya, proses belajar mengajar di wilayah Kecamatan Leihitu masih tetap dilakukan secara jarak jauh, yakni, secara Daring maupun Luring. Sampai ada keputusan baru dari Pemkab Malteng terkait pola pembelajaran.

“Kan tidak mungkin kita belajar tatap muka kalau belum ada ijin pemkab. Jadi untuk sementara, semua sekolah di Kecamatan Lehitu, untuk semester genap ini tetap dengan belajar Daring dan Luring dulu. Kalau nanti sudah ada intruksi, baru kita bisa tindaklanjuti. Sebab di tingkat Disdik itu aman-aman saja, karena juga berkaitan dengan kebutuhan belajar anak. Sehingga kalau sudah ada intruksi pemkab, pasti langsung kita belajar tatap muka,” terangnya.

Dia mengaku, selama proses PJJ, para siswa tidak belajar dengan maksimal. Karena itu, pihaknya berkeinginan agar secepatnya dilakukan belajar tatap muka. Karena bukan saja siswa yang jenuh, orangtua bahkan guru juga sudah merasa terbeban. Apalagi fasilitas belajar Daring masih sangat minim, ditambah latar belakang keluarga siswa juga lemah akibat pandemi Covid-19.

“Semoga kita terus diberikan kesabaran, kesehatan dan semangat, dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab kita. Sebab kalau siswa dan orangtua sudah jenuh, kita para guru lebih sulit lagi dalam proses belajar mengajar. Kita berdoa, semoga pandemi cepat selesai, supaya aktivitas belajar kembali berjalan normal,” harap Burhanudin. (LAM)

Comment