by

Berkas Narkoba Pegawai Pertamina Lengkap

Ambon, BKA- Setelah diteliti, akhirnya tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku menyatakan dua berkas narkoba pegawai Pertamina Transit Terminal BBM Wayame Ambon, telah lengkap baik dari unsur formil dan materil.

Untuk itu, JPU telah melakukan P-21 kepada penyidik Ditresnarkoba Polda Maluku, agar segera melakukan tahap II terhadap berkas perkara kedua tersangka tersebut.

Dua berkas tersangka narkoba itu, yakni, ALL (36) yang merupakan Kepala Keuangan Pertamina Transit Terminal BBM Wayame, serta MSS yang merupakan pegawai honorer Pertamina Transit Terminal BBM Wayame.

“Untuk perkara dua pegawai Pertamina yang terlibat narkoba, Penuntut Umum telah menyatakan berkas perkara sudah lengkap atau P-21,” jelas Kasi Penkum Kejati Maluku, Samy Sapulette, kepada BeritaKota Ambon melalui sambungan selulernya, Selasa (7/7).

Untuk diketahui, dua berkas perkara dalam bentuk terpisah ini sudah diterima dan diteliti sesuai mekanisme penyidikan yang berlaku, sejak beberapa pekan lalu.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. M. Roem Ohoirat, sebelumnya mengungkapkan, berkas perkara kedua tersangka, masing-masing, ALL selaku Kepala Keuangan Pertamina Transit Terminal BBM Wayame Ambon dan MSS selaku pegawai honorer, sudah diserahkan berkas tahap I ke penuntut umum Kejati Maluku, setelah berkas kedua tersangka dinyatakan lengkap.

“Berkas perkara mereka (dua Tersangka), penyidik sudah lakukan Tahap I. Jadi tunggu saja petunjuk JPU seperti apa, itu nanti ranah penyidik,” tukas mantan Kapolres Maluku Tenggara ini.

Roem mengaku, perbuatan kedua tersangka diketahui personel Ditresnarkoba Polda Maluku melalui hasil penyelidikan dan informasi dilapangan.

Saat digerebek, kedua tersangka sedang nyabu di rumah ALL. Barang bukti yang ditemukan, sabu seberat 0,10 gram. Dan ketika digelandang ke Ditresnarkoba Polda Maluku di kawasan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, selanjutnya dilakukan tes urine. Hasilnya positif narkoba. Keduanya kemudian langsung ditetapkan sebagai tersangka.

“Keduanya disangkakan melanggar Pasal 112 ayat (1) dan kemudian Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Roem.(SAD).

Comment