by

Berkas Tersangka Pembunuh Pacar Dirampungkan

Ambon, BKA- Tim penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease hingga kini sedang merampungkan berkas perkara FW. Tersangka penganiayaan terhadap pacarnya sendiri mengakibatkan meninggal dunia.

Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Titan Firmansyah yang dihubungi Berita Kota Ambon mengatakan, penyidik Satreskrim masih merampungkan berkas perkara tersangka FW, pemuda yang bermukim di Kawasan Batu Gantong, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

“Berkas perkara tersangka FW. Masih dirampungkan,” ungkap Titan melalui selulernya, Minggu (28/6).

Kata dia, selain rampungkan berkas perkara, kemungkinan penyidik juga mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi tambahan jika memangnnya berkasnya belum lengkap. “Jadi sambil dirampung, penyidik juga memeriksa saksi apabila ditemukan belum lengkap,” tandas Titan.

Sebelumnya, dikabarkan, tersangka FW, diringkus di rumahnya oleh tim Buser Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease setelah menganiaya pacarnya DM (33), hingga meninggal dunia, pada Malam Minggu (21/6) kemarin.

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Titan Firmansyah kepada Wartawan di Mapolresta,mengatakan, pelaku yang berumur 38 Tahun ini menganiaya korban tepatnya disalah satu
Penginapan, di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, usai memaksa korban melakukan hubungan intim.

Menurut Titan, kasus ini berawal saat pelaku dalam kondisi mabuk datang menjemput korban di Kawasan Batu Gantong Ganemo ke salah satu penginapan, pada Senin (15/6).

“Korban dijemput pelaku tapi pelaku dalam kondisi masuk, dia kemudian membawa korban ke salah satu penginapan di Kecamatan Nusaniwe. Korban dipaksa untuk berhubungan intim. Korban tidak mau,sehingga pelaku menganiaya dan memaki korban sehingga akhirnya korban menuruti kemauan pelaku,” ujar Titan Senin (22/6).

Menurut Titan, kasus ini baru dilaporkan ke SPKT Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease Jumat (19/6) kemarin. Laporannya terkait penganiayaan mengakibatkan orang meninggal dunia.

Saat Almarhumah menghembuskan napas, dia mengeluh rasa sakit dibagian bawah perutnya ke tiga saksi masing-masing TAR (38), SL (29), MS (69) dan AM,(35).

“Jadi korban sebelum meninggal dia menceritakan kronologis yang dialami kepada beberapa saksi tersebut,” jelasnya.

Pada saat menerima laporan, pelaku akhirnya di jemput tim Buser di kediamannya. Dan kini yang bersangkutan sudah diamankan di Rutan Polresta Ambon.

“Pelaku sudah di-tetapkan sebagai tersangka. Dia disangkakan Pasal 351 ayat 3 dan atau Pasal 351 ayat 1 ancaman hukuman penjara 7 Tahun,” tandasnya. (SAD)

Comment