by

Berkas Tersangka Pornografi Segera Disidangkan

Ambon, BKA- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Maluku memastikan, akan segera menyerahkan berkas kasus dugaan tindak pidana pornografi dengan tersangka Stiven Carlos de Fretes ke Pengadilan Negeri (PN) Ambon, pada pekan ini, agar segera disidangkan.

“Informasinya, hari ini (kemarin) atau besok (hari ini), JPU sudah limpah berkas tersangka ke PN Ambon untuk kepentingan sidang,” ungkap Rony Samloy selaku Penasehat Hukum terdakwa Stiven Carlos de Fretes, Rabu (5/8)

Informasi itu dibenarkan Kasi Penkum Kejati Maluku, Samy Sapulette. Menurutnya, berkas perkara tersangka pornografi itu akan diserahkan ke PN Ambon dalam waktu dekat.

“Mungkin hari ini (kemarin) atau besok (hari ini), berkasnya sudah limpah ke PN. Ikuti saja,” tandas Sapulette.

Sebelumnya diberitakan, tim Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku berhasil mengungkap pelaku penyebar konten pornografi di media sosial, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencairan orang (DPO) terhitung sejak Desember 2019 lalu.

Direktur Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Maluku, Kombes Pol. Eko Santoso, Minggu (14/6) lalu, mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka Stiven, dilakukan setelah tim Cyber mendapat informasi di lapangan, kalau tersangka sedang berada di rumahnya.

Berkat informasi itu, tim Cyber Ditreskrimsus Polda Maluku langsung melakukan penyelidikan. Tersangka yang berada di rumahnya yang berlokasi di Negeri Liang, Kbupaten Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), langsung diringkus karena melakukan pelanggaran ITE di media sosial.

“Tersangka kita amankan di rumahnya, pada hari Jumat tanggal 12 Juni 2020, pukul 19.00 WIT. Tim dipimpin langsung AKBP Max Tahya,” terang Kombes Pol Eko Santoso.

Saat diamankan, tim langsung membawa tersanhka ke Mako Ditreskrimsus Polda Maluku di Kota Ambon, untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Saat ini tersangka sudah berada di tahanan Rutan Polda Maluku, setelah melalui pemeriksaan protokol Covid-19 dan dinyatakan negatif,” jelasnya.

Sekedar tahu, tersangka Stiven diduga melakukan tindakan pornografi, yaitu, memposting konten porno melalui akun media sosial facebook dan instagram, yang diduga melanggar Pasal 29 jo pasal 4 ayat (1) huruf d, UU RI Nomor : 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi, dan atau Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor: 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU Nomor: 11 Tahun 2008 tentang ITE. (SAD).

Comment