by

BJJ Semakin Sulit Dilakukan

Ambon, BKA- Wakil Kepala SD Inpres 36 Rumahtiga, Rony Wairisal, mengungkapkan, Belajar Jarak Jauh (BJJ) yang dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dilingkungan sekolah, semakin tidak maksimal. Sebab siswa semakin jenuh belajar dari rumah.

“Semakin sulit, karena anak-anak sudah bosan belajar di rumah. Jadi guru juga pusing. Sudah gunakan segala cara pun, tetap saja. Mau minta bantu orangtua, juga sama saja. Orangtua juga sudah kesulitan untuk atur jam belajar anak di rumah. Tapi kan, kita tidak bisa belajar tatap muka (BTM), karena pemerintah belum ijinkan buka sekolah. Jadi pada akhirnya kita tetap pada kondisi seperti ini,” ungkap Wairisal, Senin (22/2).

Sebelumnya, proses BJJ berjalan menggunakan media pembelajaran online maupun Luring serta belajar tatap muka kelompok. Dan itu berjalan lancar, meskipun dari segi efektifitas tidak maksimal.

Namun karena semakin lama BJJ ini dilakukan, itu membuat anak-anak pada akhirnya hilang semangat belajar dari rumah.

“Masalahnya, karena anak-anak sudah jenuh, sehingga yang namanya protokol kesehatan (prokes) juga tidak diindahkan. Bagaimana tidak, anak-anak sudah bermain seperti biasa, sementara pemerintah terus melarang belajar tatap muka. Kenapa tidak atur saja untuk kita belajar tatap muka di sekolah saja. Yang penting kita gunakan prokes dengan baik, untuk cegah adanya penyebaran virus. Dari pada begini terus, nanti anak-anak yang kena dampaknya,” bebernya.

Katanya, siswa tidak bisa dipaksakan untuk belajar Daring, karena masih terkendala fasilitas. Sehingga dia meminta adanya kebijakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon untuk melihat persoalan tersebut. Jika tidak belajar tatap muka, paling tidak sekolah dibantu dengan fasilitas mapun perlatan pembelajaran Daring.

“Bagi saya, Disdik harus ambil kebijakan. Tidak bisa diam melihat anak-anak kesulitan belajar dalam waktu yang lama. Apalagi sekarang Kota Ambon sudah kembali masuk zona merah, tentu akan semakin memperpanjang BJJ. Jadi sangat mintakan ada kebijakan yang membantu sekolah atasi anak-anak yang sudah belajar di rumah,” pinta Wairisal. (LAM)

Comment