by

BKKBN Latih PKB Melalui Virtual Meeting

Ambon, BKA- Sebagai ujung tombak di lapangan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku melatih Petugas Keluarga Berencana ( PKB) melalui Virtual Meeting, Rabu (24/6).

Pelatihan (E-Learning) Teknis PKB Siaga Cegah Covid-19 berbasis keluarga ini, diikuti oleh PKB/PLKB PNS dan non PNS. Ini juga dalam rangka Hari Keluarga Nasional ke-27 yang jatuh pada tanggal 29 Juni 2020 nanti.

Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Renta Rego, dalam rilisnya mengatakan, di tengah merebaknya penyakit korona yang melanda Indonesia dan negara lainnya, keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat tentu memiliki peran penting dalam mencegah penyakit yang disebabkan oleh Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Hal ini mengingat lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang pertama bagi anak dan lingkungan utama bagi seluruh anggota keluarga.
“Peran keluarga sangat penting dalam pencegahan penyakit corona, disaat pemerintah menganjurkan warganya untuk tetap tinggal di rumah sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkap Rego, Rabu(26/6).

Peran keluarga dalam mencegah Covid-19, lanjut dia, memiliki empat peran. Pertama, menanamkan pola pikir yang benar tentang penyakit corona dengan memberikan informasi yang tepat dan selengkap-lengkapnya tentang penyakit ini. Mulai dari faktor penyebab, cara penularan, persebaran terkini, cara pencegahan, resiko bagi yang terinfeksi, hingga upaya penanganan bila ada anggota keluarga yang terinfeksi.

Kedua, menanamkan sikap yang benar dalam menghadapi penyakit corona yang memang tidak bisa diremehkan dampaknya bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Dengan tetap sabar dan tawakal bahwa penyakit ini adalah cobaan dari Allah Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga tidak ada anggota keluarga yang mengeluh, saling menyalahkan atau menghujat orang lain maupun pemerintah karena dianggap tidak becus menangani penyakit ini.

Ketiga, mengajarkan perilaku yang benar untuk mencegah terjangkitnya anggota keluarga terhadap penyakit corona, tentang perilaku yang benar. Dengan menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, agar terhindar dari berbagai penyakit termasuk corona.

Keempat, mengajak seluruh anggota keluarga untuk menjalankan delapan fungsi keluarga secara serius agar penyakit corona lebih cepat dapat diatasi, lewat fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi hingga pembinaan lingkungan.

Penerapan delapan fungsi, sambungnya, dengan mengajak seluruh anggota keluarga untuk rajin beribadah sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing. Serta berdoa agar penyakit corona segera dihilangkan dari muka bumi, bergotong royong membantu meringankan beban anggota keluarga yang sedang dirudung masalah. Kemudian memberikan perhatian dan kasih sayang yang cukup kepada sesama anggota keluarga.

Selain itu memberikan rasa aman dan tenteram satu sama lain, menolong anggota keluarga yang dalam kesulitan serta menjaga keharmonisan hubungan antara anggota keluarga, dengan tidak boleh lupakan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan serta menjaga hubungan baik dan peduli dengan tetangga dan masyarakat sekitar.

“Karena pentingnya peran keluarga sebagai wadah awal dalam mencegah penyebaran Covid-19, peran BKKBN khususnya Penyuluh KB dapat berperan mengedukasi masyarakat tentang siaga cegah Covid-19. Agar tidak semakin meluas dan mengurangi dampak yang ditimbulkan ke masyarakat,” harapnya. (RHM)

Comment