by

Blended Learning di SMASKRIS Berjalan Lancar

Ambon, BKA- Blended Learning atau perpaduan pembelajaran Daring dan tatap muka masih tetap dilakukan SMA Swasta Kristen (SMASKRIS) Ambon.

Hal itu disampaikan Kepala SMASKRIS Ambon, E. Laturiuw, mengatakan, usai mendapat kunjungan dari tim monitoring dan evaluasi (Monev) Pelaksananaan Blended Learning Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Propinsi Maluku, Selasa (17/11).

Pada kunjungan tersebut, Laturiuw selaku pimpinan sekolah menyampaikan proses Belended Learning yang selama ini dijalankan SMA tersebut di masa pandemi Covid-19.

Penyampaian itu mendapat apresiasi oleh pihak tim Monev Disdikbud, Karena apa yang disampaikannya sesuai dengan kenyataan saat sejumlah guru diuji secara acak.

“Karena maksud kunjungan tim monev ini kan, untuk melihat sejauh mana pelaksanaan Blended Learning yang di lakukan oleh SMASKRIS Ambon. Karena itu, kepada tim, saya menjelaskan, bahwa sekolah full daring dan home visit yang dilakukan adalah untuk mendampingi siswa yang mengalami kesulitan belajar,” terang Laturiuw, Kamis (19/11).

Selain itu, SMASKRIS memiliki Tim K3B (Klinik Konsultasi Kesulitan Belajar) yang dikhususkan melakukan home visit ke rumah siswa yang mengalami kendala selama BDR atau PJJ. Kenapa, karena kendala yang dihadapi siswa itu tidak terbatas pada proses belajar saja, tapi juga masalah sosial dan psikologis lainnya.

“Sebab selama BDR ada banyak masalah sosial yang muncul, dan ini menjadi tanggung jawab sekolah. Untuk itu, perlu adanya pendampingan konseling, selain dari kita evaluasi hasil belajar mereka,” ujarnya.

SMASKRIS juga memiliki sistem online yang secara langsung bisa memantau pelaksanaan BDR, yakni, Google Suite Education (GSE). “Aplikasi ini juga dikelola oleh Tim Gugus Tugas Pembelajaran SMASKRIS AMBON. Tepatnya di Ruang Media Center SMASKRIS Ambon,” tambahnya.

Kendati demikian, pihaknya akan terus melakukan pembenahan, guna memberikan yang terbaik bagi siswa, demi terwujudnya kualitas pendidikan yang baik di masa mendatang, khusus ditengah Covid-19 ini.

“Terima kasih tim Monev semoga dengan monev ini, sekolah akan terus berbenah untuk melakukan lompatan-lompatan di masa pandemi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran,” tutup Laturiuw. (LAM)

Comment