by

BLT Masyarakat Luang Timur Belum Dibagi

Ambon, BKA-Masyarakat Luang Timur, Kecamatan Mdona Hyera, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), merasah resah dengan perilaku kepala desa (kades) mereka, James Pelmelay, yang belum juga membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Padahal BLT tersebut sangat dibutuhkan masyarakat ditengah pandemi Covid-19, yang berakibat pada penurunan pendapatan.

Akibatnya, masyarakat mulai curiga terhadap Kades James Pelmelay, yang dinilai tidak transparan dalam pengelolaan BLT.

Bahkan kecurigaan itu “ditumpahkan” puluhan masyarakat yang tergabung dalam Pemuda Peduli Desa Luang Timur, dalam bentuk aksi demo yang digelar pada 25 Juni lalu.

Perwakilan Pemuda Luang Timur, Jhon Karuna, kepada BeritaKota Ambon, Minggu (28/6), mengungkapkan, ada sejumlah poin protes yang disampaikan masyarakat pada aksi demo itu. Diantaranya, mereka resah dengan perilaku sang kades yang jarang berada di tempat atau berkantor. Dia selalu berda di luar pulau.

Selain itu, Badan Pengawas Desa (BPD) juga tidak diaktifkan. Hal itu dinilai sebagai suatu bentuk kesengajaan yang dilakukan oleh kades, agar pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diperoleh Desa Luang Timur sekitar Rp 1,3 miliar per tahun tidak diawasi.

Yang paling meresahkan masyarakat, kata Jhon, dana BLT yang seharusnya diterima sejak bulan April, Mei dan Juni, sampai kini belum diterima warga desa.

“Bayangkan warga sedang digegerkan dengan penyebaran virus corona, otomatis pendapatan ekonomi warga pun menurun. Makanya mereka pasti membutuhkan bantuan BLT itu, tapi mana? Kades tidak pernah ada di kantor desa. BPD pun tidak difungsikan. Hal ini sengaja dilakukan, supaya tidak ada pengawasan terhadap dana-dana ini,” ungkapnya.

Jangankan terima dana BLT, ungkap Jhon, pencairan DD dan ADD untuk Luang Timur saja belum bisa dicairkan oleh kades untuk tahun ini. Sehingga terjadi banyak masalah di desa tersebut, terutama program pembangunan desa jadi terhambat.

“Pencairan (DD dan ADD, red-) saja belum ada. Ini karena kades belum masukan LPJ kepada pemda MBD,” kesalnya.

Untuk itu, dia berharap, Pemerintah Kabupaten MBD, baik Bupati dan dinas terkait, dapat melihat persoalan itu yang dihadapi oleh masyarakat Desa Luang Timur.

“Kasihan masyarakat Desa Luang Timur, sampai sekarang belum terima BLT. Padahal beberapa desa yang di Kecamatan Mdona Hyera, semua telah menerima dana BLT tersebut. Jadi, kita minta Bupati tolong sikapi persoalan ini, karena memang masyarakat disana sangat membutuhkan uang. Dan kalau memang kades tidak becus dalam memimpin desa, lebih baik gantikan dia saja dari jabatannya,” tandas Jhon.

Kepala Desa Luang Timur, James Permelay, yang coba dikonfirmasi terkait persoalan tersebut via seluler, sampai sekarang belum yang dihubungi.(SAD)

Comment