by

BPK Audit Serentak Sejumlah Item Maluku

Ambon, BKA- Secara serentak, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Maluku melakukan audit se Indonesia. Termasuk sejumlah item yang ada pada Pemerintah Provinsi Maluku, Senin (14/9). Demikian disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku, Kasrul Selang.

Kasrul yang merupakan Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Maluku ini menuturkan, di Maluku ada beberapa item yang dilakukan pengauditan oleh tim BPK. Diantaranya kinerja, keuangan dan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT).

Dijelaskan, untuk item kinerja yang di audit, dilihat kemampuan. Antara lain laboratorium, pemakaian selama 3 kali 24 jam itu hasilnya seperti apa, dan hasilnya sudah ada ketika pengauditan. “Juga termasuk kinerja pemerintah, selama penanganan Covid-19,” bebernya.

Sedangkan untuk PDTT, Kasrul belum bisa membeberkan kepada publik. Selain langsung langsung menanyakan perihal tersebut, kepihak BPK. Selain itu, terkait dengan anggran penanganan Covid-19 di Provinsi Maluku.

“Dari tiga item yang diaudit, khusus untuk masalah penanganan Covid-19. Mulai dari pengelolaan anggaran dan kinerja yang mencakup manajemen klinisya bagaimana. Termasuk di dalamnya keluhan masyarakat tidak ada transparan soal anggaran. Kemudian, hasil swab lama baru keluar,” ujarnya.

Kasrul mengaku, jumlah total anggran yang dipakai untuk penanganan Covid-19 di Maluku sebanyak Rp 58 Miliar dari total anggran APBD sebesar Rp 1,22 Miliar.

“Dari 1,22 miliar anggaran Covid-19, 58 miliar sudah terpakai. Dan 41 miliar dipakai Pemda Provinsi. 17 miliar dikasih ke Pemda Kabupaten/Kota untuk bantuan sosial. Semuanya bersumber dari APBD,” bebernya.

Dituturkan, audit yang dilakukan pihak BPK, akan berjalan selama dua minggu di Maluku. Usai dari itu, hasilnya baru bisa di keluarkan secara transparan. “Untuk kesiapan audit, pemerintah daerah telah menyiapkan dokumen,” imbuhnya.

Ia berharap, semoga audit yang dilakukan BPK, tidak ada kendala satupun. Dan jikalau memang kedapatan ada kekurangan, maka secepatnya akan diperbaiki. “Kalau yang tidak salah hanya malaikat saja, kita Manusia biasa pasti ada. Kalau kekurangan administrasi akan diperbaiki,” kunci Kasrul. (BKA-1)

 

Comment