by

BPS Canangkan Pembangunan Zona Integritas

Ambon, BKA- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mencanangkan pembangunan zona integritas, menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Pencanangan tersebut ditandai dengan penandatanganan pakta integritas, yang dilakukan oleh Kepala BPS MBD, Sekretaris Daerah (Sekda), perwakilan Kajari MBD, perwakilan Polres MBD, Kepala Diskominfo MBD dan Kepala Bappeda MBD, di halaman kantor BPS MBD, Kamis (18/6), pekan kemarin.

Menurut Kepala BPS MBD, Corneles Buiohlabna, proses pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM merupakan kerja yang cukup berat, sehingga diperlukan komitmen yang kuat dari seluruh pegawai BPS MBD.

“Harus memiliki komitmen yang kuat, punya mindset atau pola pikir dan dalam budaya yang sama. Sebab hanya dengan komitmen itu, keberhasilan membangun zona integritas ini dapat dicapai. Ini yang diharapkan dari semua pegawai PBS MBD, untuk bekerja sama menuju apa yang kita inginkan bersama,” ujar Buiohlabna dalam sambutannya seusai penandatangan pakta integritas.

Dia menyampaikan, bahwa proses membangun zona integritas menuju WBK, WBBM serta pelaksanaan Reformasi Birokrasi di BPS MBD, telah dilaksanakan sejak tahun 2018. Hal itu ditandai dengan sejumlah prestasi yang diperoleh.

“Jadi, selama 2 tahun proses pembangunan zona integritas ini, kita sudah memperoleh berbagai prestasi. Diantaranya, peringkat II Kinerja Pelaksanaan Anggaran Periode Semester I tahun 2018, penghargaan terhadap Satuan Kerja (Satker) atas rekonsiliasi UAKPA (SIAP-SAI) yang benar dan tepat waktu pada triwulan III tahun 2018, penghargaan terhadap Satker yang mengajukan LPJ bulanan tepat waktu dan akurat pada triwulan III tahun 2018, peringkat III Satker terbaik dalam kepatuhan penyampaian LPJ bendahara semester I tahun 2019, peringkat III pencapaian IKPA semester I 2019, dan yang terakhir pada awal Tahun 2020 ini adalah peringkat III IKPA untuk Tahun Anggaran 2019,” ungkapnya.

Lanjut Buiohlabna, selain sejumlah prestasi yang telah diraih tersebut, ada juga berbagai program inovasi yang telah dilakukan oleh BPS MBD, baik secara internal maupun bersama Pemerintah Kabupaten MBD, dalam hal ini, Bappeda dan Diskominfo MBD.

“Kita telah melakukan penyediaan data dalam bentuk aplikasi, MBD satu data berbasis android, yang merupakan hasil kolaborasi bersama Bappeda dan selanjutnya kita lakukan bersama Diskominfo MBD,” katanya.

Menurutnya, sejumlah prestasi yang diraih tersebut merupakan separu dari syarat untuk menuju pembangunan zona integritas yang baru saja dicanangkan itu. Ditambah dengan sejumlah persyaratan lain, yang juga sudah terpenuhi.

“Syarat utama menuju pembangunan zona integritas adalah Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam hal laporan keuangan dan nilai implementasi SAKIP dengan nilai minimal C atau cukup. Puji syukur, semua syarat tersebut telah kami penuhi. Ini karena upaya seluruh jajaran BPS MBD yang telah bekerja secara sungguh-sungguh, dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani,” ungkap Buiohlabna.

Sekda MBD, A. Siamiloy, dalam sambutanya, menyampaikan, bahwa pencapaian berbagai prestasi oleh BPS MBD merupakan berkat kerjasama yang baik antara semua jajaran, dengan menyadari akan peran dan tugasnya masing-masing. Sehingga mereka bekerja dengan maksimal, untuk mencapai apa yang diharapkan.

“Mewakili birokrasi Pemerintah Daerah Pemda), sebenarnya saya merasa malu atas prestasi dari BPS MBD. Karena pemda belum sampai ke situ. Tapi, semoga dengan berbagai prestasi dari BPS ini, diharapkan dapat membuat kita semangat untuk kedepannya, sehingga Pemda bisa melakukan pencanangan zona integritas bebas korupsi dan peningkatan kinerja PNS atau birokrasi,” pungkas Siamiloy. (LAM)

Comment