by

Bupati Minta KM Sanus 104 Layari Wetar Angkut Sembako

Ambon, BKA- Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Th. Noach, meminta kepada Pemerintah Provinsi Maluku (Promal), dalam hal ini Gugus Tugas (Gustu) Covid-19, untuk mengijinkan KM Sabuk Nusantara (Sanus) 104 agar dapat melayari Kecamatan Wetar Timur dan Wetar Barat, untuk mengangkut sembako.

“Terkait akses transportasi laut, saya berharap, KM Sanus 104 dengan homebase Saumlaki, dapat diijinkan berlayar untuk membawa sembako ke wilayah tersebut (Kecamatan Wetar Timur dan Wetar Barat),” pinta Noach, disela-sela penyampaian laporan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten MBD, pada Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan Covid-19 di Provinsi Maluku, bersama Ketua Gustu Promal, Kasrul Selang, dengan Ketua Gustu Kabupaten MBD, Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), melalui video conference, pekan kemarin.

Pasalnya, dengan pembatasan pergerakan orang melalui transportasi laut maupun darat, pihaknya terus memperhatikan masalah pelintas batas antar kabupaten/kota. Namun mengingat MBD merupakan daerah kepulauan, yang sebagian besar kehidupan bergantung pada transportasi laut, dia berharap, agar ada akses transportasi laut untuk angkutan sembako yang melayari pulau-pulau tertentu di MBD.

“Semoga hal ini bisa diperhatikan, demi keberlangsungan hidup masyarakat MBD di masa pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian Gustu Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, menyampaikan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan PT. Pelni, untuk meminta agar KM Sanus 104 dapat melayari daerah-daerah di MBD yang sulit terjangkau akses transportasi laut.

“Gustu akan segera berkoordinasi dengan pihak Pelni agar dapat mendistribusikan logistik ke daerah-daerah tersebut. Dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang selama ini sudah dijalankan untuk mencegah terjadinya penularan virus. Mengingat kesulitan geografis yang dimiliki, apabila ada pasien terkonfirmasi, maka akan sangat sulit dalam penanganannya.” kata Ketua Gustu Provinsi Maluku tersebut. (LAM)

Comment