by

Cegah DBD, Warga Diminta Terapkan 3M

Ambon, BKA- Selain penyebaran virus Corona, masyarakat di kota Ambon saat ini sedang dihantui penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Sebab, kota bertajuk Manise ini sudah memasuki musim penghujan, yang mana akan menguntungkan nyamuk berkembang biak jika dibiarkan.

Untuk itu, Dinas Kesehatan Kota Ambon meminta masyarakat untuk dapat melakukan berbagai langkah pencegahan terhadap penyakit DBD. Salah satunya dengan menerapkan pola 3M yakni, menguras bak mandi, menutup bak mandi dan mengubur atau mendaur ulang barang yang berpotensi dapat menampung air saat hujan.

Kepala Dinkes Kota Ambon, Wenddy Pelupessy menegaskan, salah satu upaya pencegahan terhadap penyakit DBD, yaitu masyarakat perlu melakukan langkah-langkah pencegahan 3M.

“Menjaga kebersihan lingkungan dengan melakukan 3M yang selama ini kita sudah sampaikan. Masyarakat harus galakkan lagi 3M pada lingkungan masing-masing,” terang Wendy, kepada koran ini, Rabu (13/5).

Hal tersebut menurutnya, untuk meminimalisir perkembangbiakan nyamuk di lingkungan. Mengingat DBD merupakan salah satu penyakit yang biasa menyerang masyarakat di tengah musim penghujan.

Pola 3M sendiri, lanjut Wendy, saat ini dapat digalakkan dengan maksimal oleh masyarakat. Karena kebanyak masyarakat saat ini lebih banyak beraktivitas di rumah akibat pandemi Covid 19.

Untuk itu, diharapkan kasus DBD di Kota Ambon dapat menurun pada musim penghujan kali ini, dengan tidak memberikan ruang bagi nyamuk untuk berkembang biak.

“Di tengah mewabahnya Covid-19 tidak bisa lagi melakukan kumpul-kumpul membersihkan lingkungan, seperti aktivitas pegawai yang biasanya turun lapangan untuk membersihkan jalan dan sebagainya,” terangnya.

Disebutkan, dengan mewabahnya virus Corona, juga dapat menjadikan masyarakat lebih peduli terhadap lingkungannya untuk mencegah penyebaran penyakit DBD. Karena dengan adanya kasus penyakit DBD di salah satu wilayah, membuktikan kawasan tersebut aman bagi perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD. “Untuk itu masing-masing bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungannya,” pesan dia.

Ia menilai, masyarakat harus menjaga lingkungan sesuai dengan apa yang telah disosialisasikan oleh pihaknya, maupun edukasi pada media elektronik maupun cetak hingga media sosial
“Masyarakat harus galakan lagi 3M pada lingkungan masing-masing, karena semua work for home dan tinggal di rumah. Ketika kita tinggal di rumah, kita bersihkan halaman dan lihat botol-botol yang tidak dipakai, ban-ban bekas itu dikuburkan,” pesannya.

Dikatakan, untuk tahun 2019 kemarin, kasus DBD sebanyak 100 kasus. Sedangkan tahun ini baru 21 kasus DBD yang terjadi pada Januari sampai April 2020.

“Memang belum terjadi peningkatan kasus. Kita masih 20 kasus, dan kemarin ada 1 kasus saja di bulan ini,” tutup Wendy. (DHT)

Comment