by

Corona Diabaikan, DPRD Perjalanan Dinas ke Jakarta

Fraksi PKB: Kita Kritik Tegas Keberangkatan ini

Ambon, BKA- Entah apa yang direncanakan Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Kota Ambon saat ini. Di tengah upaya memutus mata rantai Covid-19, para wakil rakyat ini justru memanfaatkan kondisi dengan melakukan perjalanan dinas ke Jakarta secara diam-diam.

Perjalanan dinas yang dilakukan ini, tidak melibatkan beberapa fraksi yang tergabung dalam Pansus Covid-19. Salah satunya Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Anehnya, Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Ambon, Elkyopas Silooy yang mengatur seluruh perjalanan dinas DPRD, memilih diam soal tujuan keberangkatan Pansus Covid-19 selama beberapa hari di Jakarta.

“Soal berangkat itu tanya ke pimpinan DPRD,” singkat Silooy, yang terus menghindar saat ditemui wartawan di gedung DPRD Belakang Soya, Rabu (15/7).

Sebelumnya, DPRD Kota Ambon telah menegaskan, bahwa tidak ada perjalanan dinas DPRD ke luar daerah selama pandemic Covid-19. Dan seluruh anggaran perjalanan dinas, baik studi banding, pansus, bimtek dan lainnya telah dialihkan untuk penanganan wabah Corona di kota Ambon.
Faktanya, beberapa pimpinan DPRD beserta pansus Covid-19 telah bertolak ke Jakarta sejak kemarin. Tanpa memberitahukan rencana keberangkatan tersebut kepada beberapa fraksi, anggota DPRD maupun kepada publik. Dari belasan pimpinan fraksi dan pimpinan yang tergabung di Pansus-Covid-19, hanya sekitar 8 orang Pansus yang berangkat.

Sementara perjalanan dinas yang dilakukan, menggunakan APBD Kota Ambon yang diperkirakan mencapai ratusan juta. Dimana untuk satu anggota dewan biasa, mendapat 10 juta di luar tiket pulang pergi.
Namun bagi pimpinan DPRD yang lakukan perjalanan dinas mencapai belasan juta, di luar biaya tiket pulang pergi.

Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisutta yang dikonfirmasi beberapa lewat telepon maupun akun whatsapp, tidak merespon terkait tujuan keberangkatan Pansus Covid-19 ke Jakarta. Begitupun dengan Wakil Ketua Pansus, Zeth Pormes, yang telah dikonfirmasi via whatsapp namun tidak merespon.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Ambon, Ary Sahertian mengaku, perjalanan dinas yang dilakukan oleh Pansus Covid tidak disampaikan kepada fraksi PKB.

“Pimpinan Pansus jawab ke saya dan beberapa anggota Pansus, bahwa tidak ada keberangkatan. Tapi nyatanya setelah pagi (kemarin) kita datang di Kantor ada keberangkatan. Dan teman-teman Pansus lain cukup banyak tidak berangkat,” kesal Sahertian.

Diakuinya, sempat heran dengan adanya rencana keberangkatan DPRD di tengah pandemic Covid-19. Sebab, tujuan keberangkatan Pansus tidak disampaikan kepada para anggota Pansus lainnya. Sehingga diduga, perjalanan dinas yang dilakukan Pansus Covid-19 ini hanya akal-akalan untuk mendapatkan anggaran perjalanan dari APBD.

“Saya juga tanya itu pimpinan DPRD dan pimpinan Pansus sajakah dan dalam kepentingan apa, saya juga tidak tahu. Tetapi jika itu konsekuensi tugas, mestinya secara kolektif kolegial. Karena kita bagian dari Pansus dan bertugas untuk lembaga dan bertanggung jawab bagi rakyat,” tegas dia.
Menurutnya, persoalan keberangkatan perjalanan dinas ini merupakan kebijakan pimpinan DPRD yang menunjuk anggota siap-siap untuk berangkat. Akan tetapi, hal ini harus disampaikan kepada para anggota lain sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.

“Dalam kolektif kolegial tugas kita, pasti diinformasikan. Dan minimal kita harus tahu urgensinya apa. Kemarin saya sudah katakana ke Ketua Pansus, kita mau berangkat dalam rangka apa, sementara dalam kondisi Covid-19. Tetapi pimpinan pansus nyatakan tidak tahu, padahal hari ini (kemarin) ada proses keberangkatan,” heran dia.

Sahertian menambahkan, Fraksi PKB akan menyatakan sikap tegas dan mempertanyakan tujuan keberangkatan Pansus Covid-19 secara diam-diam ke ke Jakarta.

“Fraksi PKB akan nyatakan sikap dan kita akan tanya. Karena awalnya saya sudah bilang, Pansus ini hanya rentang kendali pengawasan DPRD . Tetapi lembaga secara kolektif kita punya tugas melekat dengan aturan dan undang-undang menjamin dengan tugas pengawasan. Pansus cuma mempermudah kita untuk pemerintah dan tim Covid bekerja sama. Maka itu fraksi akan tegas soal keberangkatan ini,” tutup Sahertian. (UPE)

Comment