by

Covid-19 Dianggap Proyek, Kasrul Sedih

Ambon, BKA- Sekretaris Daerah (Sekda Provinsi Maluku, Kasrul Selang, merasa sedih dengan adanya anggapan masyarakat, kalau wabah Covid-19 yang saat ini diperangi pemerintah, hanya merupakan proyek semata.

“Kalau kalian bilang begini, beta (saya) sedih,” kata Kasrul, kepada awak media ketika ditanya, apakah Covid-19 sebagian dari proyek, di depan Kantor Gubernur Maluku, Sabtu (27/6).

Pernyataan tersebut, katanya, bisa saja mengorek perasaan semua keluarga pasien Covid-19 yang telah meninggal dunia dan dimakamkan menggunakan protab Covid-19.

“Coba tanya orang yang keluarganya meninggal, terus bilang ini (Covid-19) adalah rekayasa. Bagaimana dong (mereka) punya perasaan,” ujarnya.

Kasrul Selang

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku itu melanjutkan, jika memang Covid-19 adalah sebuah rekayasa, bagaimana tenaga kesehatan sendiri yang terpapar Covid-19 dan menjalani isolasi hampir sebulan. Atau Pasien yang dirawat oleh tenaga medis.

“Bagaimana tenaga medis yang disana, ada pasien selama tiga puluh hari dan segala macam,” ungkapnya.

Untuk itu, dia menegaskan, masyarakat yang menilai pemerintah sengaja melakukan proyek dibalik Covid-19, agar bisa menampakkan diri dan menjelaskan tentang penilaian tersebut.

“Coba tanya masyarakat mana? Tinggal dimana? Supaya katong (kita) panggil dia, supaya katong tanya dia. Ose (anda) maksud proyek itu apa?” katanya.

Kasrul menjelaskan, pemerintah sampai saat ini terus berupaya dan tidak pernah merasa lelah untuk mengedukasikan masyarakat tentang Covid-19.

“Edukasi terus menerus. Kaya ini, katong (katong) punya tim sementara di Jazirah, Tulehu. Setiap hari edukasi,” tuturnya.

Bahkan, ungkapnya, untuk Pemerintah Kota Ambon sendiri, Walikota Ambon, Ricard Louhanapessy, turun langsung untuk melakukan edukasi kepada seluruh ketua RT dan guru yang ada.

“Walikota dengan seluruh RT se-Kota Ambon. Sekarang sementara dengan guru. Saya dapat informasi, baru selesai ni. Hampir seribu dua puluh peserta, dalam rangka edukasi semua,” pungkasnya. (BKA-1)

Comment