by

Covid-19 Dorong Sekolah Mahir TIK

Ambon, BKA- Selain memberikan dampak negatif pada dunia pendidikan, wabah Covid-19 juga memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Indonesia, termasuk Maluku.

Tanpa disadari virus yang hingga kini masih sangat meresahkan masyarakat dunia itu, telah mendorong pihak sekolah untuk meningatkan kualitas semua penyelenggara pendidikan, baik tenaga pendidik maupun kependidikan, untuk menyelaraskan diri dengan perkembangan zaman dan teknologi.

Sejak pemerintah mengeluarkan kebijakan agar pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilaksanakan oleh siswa di rumah, maka tidak ada pilihan lain bagi sekolah selain melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara online atau berbasis Dalam Jaringan (Daring).

Untuk dapa melakukan pembelajaran berbasis daring, maka guru selaku tenaga pendidik diharuskan menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Kepala SD Kristen Nania, Marthin Pattinasarany, mengungkapkan, dengan pemberlakukan PJJ tersebut, satuan Pendidikan (SP), dalam hal ini para guru dan siswa, akhirnya didesak untuk memberdayakan fasilitas TIK, yakni, Handphone (HP) android dengan berbagai aplikasi sebagai media pembelajaran.

“Secara otomatis, guru dan siswa harus melakukan itu. Kita didesak untuk ciptkan kelas online, agar proses belajar mengajar bisa berjalan. Tanpa kita sadari, desakan itu membuat dunia pendidikan mulai berkembang. Sebab dengan TIK, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak harus bertatap muka secara langsung lagi, tapi bisa dilakukan dimana saja. Salah satunya belajar dari rumah, untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ungkap Pattinasarany, Rabu (10/6).

Saat ini, lanjutnya, dampaknya sudah sangat terasa. Para pendidik mulai dari pra sekolah sampai perguruan tinggi berlomba-lomba menguasai aplikasi digital, untuk melaksanakan strategi, metode, serta pengembangan pembelajaran secara Daring.

Bukan hanya tenaga pendidik, siswa juga dipaksa untuk melakukan hal yang sama. Sejak dini mereka harus menguasai tekonologi digital sebagai proses pembelajaran.

“Itu berarti, Covid-19 ini juga turut memberikan dampak positif bagi lembaga pendidikan, dalam hal ini sekolah. Awalnya, kita merasa sulit. Tapi semakin hari proses berjalan, kita mulai menyadari bahwa kebijakan pemerintah berlakukan PJJ ini juga bermanfaat. Walaupun sebenarnya, terkesan mendesak. Namun semua ini kita sudah lalui dengan baik. Puji Tuhan, pada pengumuman hasil kelulusan kemarin dilakukan secara online,” tandasnya. (LAM)

Comment