by

Dana Refocusing Bisa Gunakan Beli Kuota internet siswa

Ambon, BKA- Wakil Ketua DPRD Maluku, Asis Sangkala, mengatakan, dana refocusing untuk percepatan penanganan pandemi Covid-19 bisa dimanfaatkan pemerintah daerah untuk membeli kuota internet bagi para siswa. Sehingga tidak harus tergantung sepenuhnya pada dana BOS.

“Sebenarnya dana refocusing bisa digunakan membeli pulsa untuk kuota internet, agar siswa bisa belajar menggunakan sistem Daring. Mengingat dana BOS tidak akan mencukupi, karena digunakan juga bagi keperluan lain sekolah,” kata Asis, Jumat(21/8)

Menurutnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, sebelumnya telah memastikan penggunaan dana BOS bisa dialihkan untuk pembiayaan kuota internet bagi para guru dan peserta didik. Kebijakan ini dilakukan untuk meresponi situasi pandemi Covid-19.

Penggunaan dana BOS untuk pembelian kuota internet sudah lama diperbincangkan. Namun yang menjadi persoalan adalah besar dananya, karena sekolah juga bisa kesulitan melaksanakan program lain yang dibiayai dengan dana BOS.

“Ketika mengikuti kegiatan web seminar (webiner), saya mengatakan, tolong dana refocusing dicairkan, untuk dimanfaatkan membantu dunia pendidikan,” terangnya.

Bila perlu, semua sekolah diberikan fasilitas dan itu khusus untuk belanja kebutuhan Daring, baik telepon genggam android maupun kuota internet bagi para siswa dan guru, dengan memanfaatkan dana refocusing.

Dana BOS bukan saja digunakan sekolah membeli kuota internet, tetapi juga untuk keperluan lain. Sehingga tentu saja akan memberatkan pihak sekolah.

Setiap sekolah khususnya di daerah zona hijau perlu melakukan aktivitas belajar mengajar secara tatap muka. Hal itu perlu dilakukan, sebab sebagian besar daerah zona hijau di Maluku merupakan wilayah yang belum dapat mengakses internet secara maksimal.

“Untuk apa juga dikasih kuota internet, jika ada wilayah-wilayah di Maluku yang tidak terakses internet,” pungkas Asis.(RHM)

 

Comment