by

Danramil Bula Sosialisasi Keamanan Covid-19

Gandeng Dinkes
Ambon, BKA- Peristiwa penolakan dan pengambilan jenazah penderita Covid-19 secara paksa di beberapa wilayah di Indonesia, diharapkan jangan sampai terulang kembali, terutama di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Agar hal itu tidak terjadi di kabupaten bertajuk Ita Wotu Nusa itu, maka Danramil 1502-09/Bula, Kapten Inf Pattimura Lucy Iksan, berinisiatif untuk menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten SBT, untuk melakukan sosialisasi terkait stigma dan pemahaman masyarakat soal pasein Covid-19.

Menurut Danramil, pemberian pemahaman kepada masyarakat sangat penting dilakukan, sehingga tercipta pemahaman yang baik dari semua lapisan masyarakat terkait penularan serta pemakaman jenazah penderita Covid-19.

“Dari sosialisasi itu, pihak Dinkes mengungkapkan, bahwa protokol keamanan serta pemakaman jenazah Covid 19 telah melindungi petugas maupun masyarakat,” tegas Danramil, di Bula, Rabu (8/7).

Lanjutnya, sosialisasi kepada masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Timur masih harus didorong lagi, agar ke depan tidak ada lagi persoalan- persoalan seperti yang sempat terjadi di wilayah lain.

Hal ini penting untuk dilakukan, mengingat Kabupaten SBT juga menyiapkan ruang karantina sementara bagi para pendatang, salah satunya berada di rusun milik Kabupaten SBT.

“Kita tetap dorong agar ke depan tidak ada persoalan-persoalan seperti yang terjadi ditempat-tempat lain,” jelasnya.

Menurut Danramil, upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19 tentunya telah dilaksanakan dengan protokol- protokol kesehatan, yang berorientasi pada pengaman diri, pengaman komunitas, maupun pengaman masyarakat.

“Dengan penanganan yang baik serta sesuai dengan prosedur, penularan jenazah semestinya tidak ada lagi, sehingga tidak perlu ada resistensi dan bahkan juga ketakutan dari masyarakat bakal menularkan, kecuali dengan pengambilan paksa oleh masyarakat,” tandasnya.(SAD)

Comment