by

Data Bansos Akan Dievaluasi Hari Ini

Ambon, BKA- Komisi I DPRD Kota Ambon hari ini akan kembali melakukan evaluasi terhadap data penerima bantuan sosial (bansos) yang ditujukan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Ambon. Baik bantuan sembako maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Zeth Pormes mengatakan, dari sejumlah rapat evaluasi yang dilakukan sebelumnya, masih ada warga yang belum terdata sebagai penerima bantuan sosial di kelurahan maupun desa/negeri.


Bahkan dari hasil reses masa sidang III tahun persidangan 2019-2020 yang dilakukan beberapa waktu lalu, salah satu aspirasi yang disampaikan warga adalah bantuan sosial yang belum diterima. Sebagian besar adalah BLT yang dikucurkan dari dana desa (DD) untuk desa atau negeri di Kota Ambon.

“Hingga saat ini Komisi belum menerima data bansos, baik berupa sembako maupun BLT. Dan saat reses kemarin, masih ada warga yang keluhkan soal bantuan sosial berupa BLT. Maka sebelum kita paripurnakan hasil reses kita, Komisi telah agendakan rapat evaluasi terhadap data penerima bansos besok (hari ini) jam 10,” ungkap Pormes, ketika dikonfirmasi koran ini, Senin (1/6).

Politisi Golkar ini menjelaskan, dalam rapat evaluasi nanti, komisi telah mengundang Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Masyarakat Desa (DP3MD) kota Ambon.

Untuk meminta seluruh data penerima bansos, baik yang sudah menerima maupun yang belum menerima.

“Komisi akan minta data masyarakat yang sudah dapat bantuan dan yang belum dapat bantuan. Data tersebut perlu kita ketahui, sehingga yang belum dapat bantuan bisa segera dituntaskan,” terangnya.

Dikatakan, Komisi akan mempertanyakan kesiapan Pemerintah Kota Ambon untuk rencana pemberlakukan Pra Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Ambon.

Dimana komisi berharap, seluruh kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi sebelum pemberlakuan Pra PSBB, salah satunya bantuan sosial yang diperuntukan untuk masyarakat akibat pandemi Covid-19. Agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Intinya komisi mendorong agar yang belum terdata atau belum dapat harus segera didata dan dapat bantuan BLT serta sembako. Sehingga jika memang Pra PSBB diberlakukan di Ambon, seluruh kebutuhan masyarakat telah terjawab,” harapnya.

Anggota DPRD dua periode ini menambahkan, Komisi tidak ingin berdebat terkait jumlah masyarakat yang telah menerima bansos tersebut. Tetapi harus bersama-sama Pemerintah Kota mencari solusi terhadap warga yang belum menerima bantuan dimaksud.

“Intinya kita mau tuntaskan batuan sembako dan BLT, agar seluruh calon penerima bantuan ini mendapat secara menyeluruh. Dan Komisi akan fokus mengawasi warga di kelurahan maupun desa atau negeri yang belum dapat. Sehingga bersama-sama mencari solusi terhadap sumber anggarannya sesuai aturan perundang-undangan,” kunci Pormes. (UPE)

Comment