by

Desa Galala Kembangkan Potensi Wisata Bahari

Berbatasan langsung dengan laut menjadi daya tarik tersendiri bagi Desa Galala untuk kalangan pecinta wisata.
Cafe apung yang di bangun di tepi pantai menjadi bukti bahwa warga dan pemerintah desa berupaya memaksimalkan desa tersebut.
“Pemerintah dan Masyarakat Desa Galala, Kecamatan Sirimau II, Kota Ambon mengembangkan potensi bahari sebagai salah satu lokasi wisata yang unik,” kata Sekertaris Desa Veby Rampala.
Tempat yang dulunya hanya sebuah jembatan sekarang di ubah menjadi cafe di atas permukaan laut. Pemerintah desa Galala dalam hal ini juga menyiapkan dana untuk pembangunan cafe yang di ambil dari anggaran pembangunan desa.
” Itu cafe yang sudah di bangun dari dua tahun lalu. pembangunan cafe terampung ini di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Tapi untuk sementara belum berjalan karena belum ada ijin. Anggaran pembangunan cafe tersebut dari desa,” tuturnya.
Cafe yang dominan terbuat dari kayu ini, terlihat ramah lingkungan dan tidak merusak biota laut yang ada di sekitar. Untuk terlihat menarik pengelola mewarnai cafe ini dengan beragam warna yang cerah. Pemandangan yang di tawarkan cafe ini sangat indah karena berbatasan langsung dengan laut sehingga bisa melihat pemandangan laut Kota Ambon beserta dengan jembatan Merah Putih yang ada di atasnya.
Memiliki begitu banyak keistimewaan membuat cafe ini bisa di jadikan ladang usaha. Pemerintah desa setempat berharap agar secepatnya mendapat ijin usaha agar bisa beroperasi. Selain cafe apung pemerintah desa juga mendukung Galala sebagai desa kuliner dan membantu menjaga setiap lorong agar terlihat indah dengan seni menggambar warga sekitar. (MG-1/MG-2)

Comment