by

Desa Nania Pertahankan Solidaritas Antar Agama

Ambon, BKA- Desa Nania yang terletak di Kecamatan Teluk Ambon mempertahankan solidaritas dan keamanan antar umat beragama, yakni melalui kerjasama antara Pemerintah d\Desa dan warga setempat.

Warga dengan dua komunitas agama yang berbeda, membuat Nania menjadi salah satu desa yang bisa menjadi contoh bagi desa yang lain.

Adanya gereja dan masjid bersebelahan menjadi ikon yang membuktikan bahwa perbedaan bukan alasan untuk tidak menjaga solidaritas atar sesama.

Pemerintah Desa Nania mengakui bahwa adanya komunikasi yang baik antar warga dari membuat kedamaian yang tercipta bisa bertahan lama. Bahkan jika ada acara-acara keagamaan, semua warga bersama saling membantu.

Kepala Desa Nania, Kecamatan Baguala, Kota Ambon menyampaikan dalam mengatasi persoalan dilapangan, pihaknya juga netral dan tidak berpihak sehingga semua bisa teratasi dengan baik.

“Memang di Nania ini ada dua komunitas yaitu kristen dan muslim. Memang sejauh ini selama saya bertugas selaku pejabat, komunikasi yang terjalin antar komunitas agama berjalan sangat baik. Bukan saja dalam hari keagamanan tapi juga dalam hal lain semua warga berkordinasi dengan baik. Tidak pernah kristen berjalan sendiri atau muslim berjalan sendiri, melainkan saling membantu. Yang penting kita bisa merangkul apabila ada maslaha dilapangan kita bisa atasi dengan cepat. Dan dalam menghadapi sesuatu, saya selaku pejabat harus tetap netral maka semua akan berjalan baik-baik saja.” Tutur Sherly Akyuwen selaku Pejabat Pemerintahan Desa Nania.

Jika ada hari besar keagamaan baik muslim maupun kristen, sambungnya, semua warga Nania turut membantu pelaksanaan. Misalnya jika ada perayaan paskah umat kristen, maka umat islam juga turut membantu dalam proses pembuatan dekorasi acara. Sebaliknya jika ada hari raya umat muslim maka yang kristen turut membantu keamanan agar berjalan dengan lancar. Belajar dari konflik perpecahan antar agama yang terjadi puluhan tahun silam membuat warga dan pemerintah berkomitmen untuk tidak mudah terprofokasi dan membuat kekacauan.

Pemerintah Desa dalam menangani keamanan perlu juga kerja sama dari pihak lain seperti RT/RW, Babinsa dan Bhabinkamtibnas. Salah satunya dengan mendirikan pos jaga disetiap lorong dan mengadakan poskamling didaerah masing-masing. “Peran serta perangkat masyarakat seperti RT/RW, Babinsa dan Bhabinkamtibmas membantu kami dalam mengatasi persoalan yang terjadi. Kebanyakan masalah yang ditemui itu kenakalan remaja tapi segera kami tangani agar tidak menyebar.Keamanan juga kami prioritaskan dengan membuat pos jaga dan siskamling disetiap lingkungan dalam Desa Nania.” pungkasnya. MG-1

Comment