by

Desa Verifikasi Ulang Data BLT

Ambon, BKA- Seluruh desa/negeri yang ada di Kota Ambon melakukan verifikasi ulang terhadap data penerima bantuan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT), sebelum nantinya diserahkan kepada masyarakat.
BLT sendiri, merupakan bantuan yang akan diberikan oleh desa/negeri dari dana desa kepada masyarakat dalam penanganan Covid 19 di Kota Ambon.

Verifikasi ulang ini dilakukan, karena saat ini data BLT sudah siap dan tinggal menunggu pembagian. Program dari pusat yakni Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan kepada masyarakat mengakibatkan data yang ada menjadi ganda.

Dengan begitu, desa harus memverifikasi ulang sehingga penerima BST tidak mendapatkan lagi BLT yang diberikan dari dana desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Masyarakat dan Desa (DP3AMD) Kota Ambon, Rulien Purmiasa mengatakan, saat ini desa masih melaksanakan verifikasi terhadap data ganda tersebut.

“Angka pasti kita belum punya, karena desa sudah melakukan penaaan tetapi kemudian BST turun terjadi penggandaan. Lalu desa lagi menyisir ulang untuk melepaskan penerima BST dari data penerima BLT yang desa sudah tetapkan,” terang Purmiasa, kepada wartawan, Sabtu (6/6).

Menurut dia, saat ini pihaknya belum memiliki data yang pasti karena masih diverifikasi oleh setiap desa/negeri yang ada di Kota Ambon. “Jadi kita menunggu hasil verifikasi terakhir dari desa dan kita akan punya angka pasti,” tuturnya.

Ia menjelaskan, BST sendiri merupakan program baru dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan daerah Kota Ambon belum memiliki data. Sehingga saat program tersebut dilaksanakan di daerah, banyak data ganda yang muncul.

“BST ini program baru dari Kemensos dan di daerah belum punya data, jadi kita tidak tahu siapa penerima,” tambahnya.

Diakuinya, hampir semua desa mendapatkan program tersebut sehingga harus diverifikasi karena penerima BST tidak akan mendapatkan lagi BLT dari desa.

“Itu di hampir semua desa dan kemarin itu ada terlaporkan ada 680 penerima BST, yang tercatat sebagai penerima BLT,” beber Purmiasa.
Sementara verifikasi ulang ini, sambung dia, dilakukan berdasarkan instruksi dari Walikota Ambon, Richard Louhenapessy terkait penerima BLT dari desa.

“Karena ada instruksi dari pa walikota, karena domain BLT itu di desa. Desa bisa melepaskan yang penerima BLT yang tercatat terima BST,” kunci dia. (DHT)

Comment