by

Di Balik Sifat Keras Arturo Vidal, Ada Seorang Anak yang Sayang Ibunya

Jakarta, BKA- Arturo Vidal bisa jadi merupakan salah satu pemain paling garang di lapangan. Namun, di balik permainan kerasnya itu, ada jiwa seorang anak yang benar-benar mencintai ibunya.

Vidal sekarang jadi salah satu elemen kejutan dalam tim Barcelona. Dia membawa gaya bermain yang benar-benar berbeda dengan identitas Barca, hal ini justru membuat posisinya lebih spesial.

Dia bermain untuk merusak permainan lawan, untuk memecah konsentrasi gelandang-gelandang lawan. Pemain seperti Vidal selalu dibutuhkan tim mana pun, bahkan tim yang katanya mengusung sepak bola indah seperti Barca.

Uniknya, di luar lapangan Vidal benar-benar berbakti pada sang ibu. Bagaimana kisahnya? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Vidal lahir di keluarga miskin di sudut kota San Joaquin, Chile. Saat itu mimpinya bermain sepak bola tampak terlalu muluk, mustahil dicapai. Beruntung Vidal punya ibu yang rela berjuang membantu Vidal mewujudkan mimpi itu.

“Ibu adalah orang pertama yang saya ingat ketika memikirkan masa kecil saya. Bagaimana dia berjuang, bagaimana dia mendedikasikan hidupnya hanya untuk kami [anaknya], segala perjuangan yang dia lakukan hanya untuk memberi sesuatu pada kami, padahal dia sendiri tidak punya apa-apa,” ujar Vidal.

“Bagaimana kami harus berjuang melawan cuaca dingin, melawan rasa lapar. Hal itu memberi saya kekuatan. Saya tahu bahwa situasinya tidak mungkin lebih buruk dari saat itu.”

Saat itu, Vidal ingat betul melihat Ibunya kelelahan setelah pulang kerja. Pemandangan itu menggerakkan hatinya, membuatnya berjuang lebih keras dan mendedikasikan diri jadi pesepak bola profesional.

“Suatu hari, ketika saya masih 14 tahun, ibu saya pulang dalam kondisi kelelahan. Saya berpikir: ‘Hal ini tidak boleh terjadi lagi. Saya harus jadi pesepak bola, apa pun yang terjadi’,” sambung Vidal.

“Dan saya memutuskan untuk berlatih tiga, empat, 10 kali lebih keras dari siapa pun. Hanya untuk jadi pesepak bola profesional.”

Kini, puluhan tahun setelah masa-masa sulit itu, Vidal boleh bangga jadi salah satu pesepak bola sukses, bahkan bisa bermain di Eropa. Biar begitu, baginya sepak bola adalah salah satu cara membahagiakan ibu.

“Mari tidak melupakan bahwa sepak bola telah memberikan hal-hal terbaik dalam hidup saya — melihat ibu bahagia,” tandasnya. (INT)

Comment