by

Diduga Lindungi Bandar Togel, Waka Polres MBD Mengaku Difitnah

Ambon, BKA- Waka Polres Maluku Barat Daya (MBD), Kompol Janny Parinussa, mengatakan, desakan GMNI Cabang Ambon agar Kapolda mencopot jabatannya sebagai Wakapolres, karena diduga melindungi bandar togel di kabupaten itu merupakan fitnah.

“Bersama ini, secara pribadi dan Komando Kesatuan Polres MBD, saya Waka Polres, menegaskan kepada publik bahwa berita yang dimuat pada Koran Harian Berita Kota Ambon tanggal 24 Agustus, halaman 6 adalah fitnah,” tegas Parinussa, dalam surat pemnyampaian hak jawab dan klarifikasinya, Selasa (24/8)/

Pasca ditugaskan kurang lebih 2 bulan yang lalu sebagai Waka Polres MBD, dirinya telah membuktikan kinerjanya sebagai penegak hukum. Salah satunya adalah melakukan penangkapan terhadap oknum judi togel, karena dinilai telah meresahkan masyarakat, termasuk para tokoh agama di kabupaten bertajuk “Kalwedo” itu.

“Itu yang perlu saya jelaskan, bahwa yang namanya 303 alias judi/togel itu sudah menjadi perioritas untuk diberantas, karena sangat meresahkan masyarakat dan para tokoh MBD. Dan itu sudah saya buktikan, bahwa saya sendiri yang melakukan penangkapan. Terbukti, 3 kasus yang diproses, 1 diantaranya sudah P21 sejak 14 Agustus dan 2 laporan polisi sedang dalam tahap 1. Untuk itu, saya tegaskan lagi, bahwa pemberitaan tersebut adalah fitnah, karena sejak kami tangkap sudara Jemris Farges Palpialy alias Jems tanggal 27 Juli 2020, langsung dilakukan proses. Dan tanggal 14 Agustus, berkas sudah dinyatakan P21 atau sudah dinyatakan sudah lengkap oleh Kejaksaan Negeri Tiakur. Bahkan saya sudah perintahkan melaksanakan kegiatan cipta kondisi dalam rangka Pilkada mendatang, agar semua Kapolsek terus menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” jelasnya.

Atas pemberitaan tersebut, menurutnya, sebenarnya perlu ada pembuktian yang jelas, kalau dia lalai dalam melaksanakan tugasnya sebagai aparat Kepolisian dan telah melukai hati masyarakat di Bumi Kalwedo, dengan memelihara dan melindungi sejumlah bandar togel yg masih berkeliaran di Kota Tiakur.

“Dimintakan semua yang disampaikan itu dibuktikan dengan detail, sehingga saudara sumber mendesak Kapolda Maluku untuk mencopot Waka Polres MBD atas tindakan yang dikakukan sebagaimana yang telah diberitakan koran Harian Berita Kota Ambon. Demikian jawaban dan klarifikasi saya untuk diketahui semua pihak. Khusus kepada pimpinan kami Bapak Kapolda Maluku, dan Bapak Kapolres MBD,” tutupnya. (LAM)

Comment