by

Dinkes Ambon Lakukan Fogging

Ambon, BKA- Di tengah pandemi Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon telah melakukan fogging (pengasapan) untuk mengantisipasi penyebaran penyakit yakni malaria dan demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinkes Kota Ambon, Wendy Pelupessy, ketiga dihubungi mengatakan, fogging dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi penyakit yang menular melalui gigitan nyamuk, diantaranya malaria dan demam berdarah dengue (DBD).

Sebab, dengan adanya musim penghujan saat ini, masyarakat perlu mengantisipasi penyakit malaria dan DBD. Karena nyamuk dapat berkembang biak dengan cepat saat lingkungan tidak bersih dan banyak tempat aman untuk perkembangbiakan nyamuk.

“Saat ini selain DBD, masyarakat juga perlu mewaspadai penyakit malaria. Karena faktor penyebabnya sama lewat gigitan nyamuk,” bebernya, Minggu (31/5).

Menurutnya, masyarakat harus melakukan tindakan pencegahan sejak dini dengan menjaga kebersihan lingkungan. Sedangkan untuk pihak Pemerintah Kota membantu meminimalisir penyakit tersebut dengan membunuh nyamuk dewasa melalui fogging.

“Jadi untuk tindakan pencegahan lebih pada menjaga kebersihan lingkungan, karena sekarang ini sudah masuk penghujan. Kemudian dari dinas sendiri telah lakukan pengasapan atau fogging,” tandasnya.

Tindakan fogging, sebutnya, merupakan kegiatan untuk mencegah penyebaran nyamuk aedes aygepti yang dilaksanakan setiap tahunnya saat terjadi pergantian musim, guna menjaga kesehatan masyarakat.

“Selain fogging, kita juga giatkan abatesasi kita berikan secara gratis kepada masyarakat dan dapat diperoleh di puskesmas terdekat. Tinggal ambil saja minta di puskesmas atau puskesmas pembantu gratis,” pungkasnya.

Dia juga meminta kesadaran masyarakat, untuk lebih memperhatikan lingkungan dan membersihkan tempat yang biasanya dipakai oleh nyamuk bertelur.

Mengingat, saat musim penghujan nyamuk aman untuk bertelur dan berkembang biak. Sehingga harus ada inisiatif dari masyarakat untuk membersihkan lingkungan masing-masing.

“Di kota Ambon sendiri, tidak hanya harus mengkhawatirkan masalah Covid 19, tapi DBD dan malaria juga harus menjadi perhatian penuh masyarakat. Sehingga tidak ada masyarakat yang terjangkit penyakit tersebut,” pesannya. (DHT)

Comment