by

Dishub Siapkan Kapal Pelra Antar Pulau

Ambon, BKA- Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) tengah menyiapkan kapal Pelayaran Rakyat (Pelra), untuk mempermudah akses transportasi di kabupaten itu.

Hal itu dirasakan penting, apalagi saat ini tengah dilakukan penutupan akses tranportasi laut dari luar daerah, untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten MBD, Fredy Ubro, mengungkapkan,kebijakan penyiapan kapal Pelra dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Bupati MBD, Benyamin Th Noach Nomor 559/67.c/ Tahun 2020 tentang pembatasan frekuensi kunjungan penumpang masuk keluar ke wilayah Kabupaten MBD dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19. Yang diberlakukan sejak tanggal 8 April. Diperkuat dengan keputusan Pemprov Maluku yang menutup pelabuhan selama 14 hari terhitung 17 april lalu.

“Jadi Kapal-kapal yang biasa masuk di MBD kan dari Ambon, Kupang, Saumlaki dan Tual. Tetapi sekarang ini semuanya sudah ditutup jadi tidak ada yang jalan. Kapal-kapal ini kan home basenya di situ. Jadi kalau sudah tutup, berarti aman. Tinggal kita pantau perkembangannya terus,” ujar Ubro.

Karena itu, kapal Pelra yang sementara kami siapkan ini diharapkan bisa cepat selesai, supaya bisa membantu akses masyarakat dari pulau ke pulau. “Kalau kapal ini sudah ada, bisa langsung segera difungsikan untuk mendukung serta memperlancar transportasi antar pulau di MBD,” tandasnya.

Pasalnya, kata Ubro, Kabupaten MBD merupakan daerah kepulauan yang didominasi oleh wilayah pesisir. Sehingga transportasi laut sangat dibutuhkan oleh masyarakat, demi keberlangsungan kehidupan mereka di wilayah yang luas lautnya mencakup 63.773,20 km2 ini.

“Tetapi ini demi keselamatan kita. Makanya, suka atau tidak suka, ya ini harus kita lakukan. Kita juga tidak diam begitu saja. Kita terus melakukan upaya-upaya, agar ditengah berbagai hal yang kita lakukan untuk batasi penyakit ini sebisa mugkin itu, tidak mengorbankan masyarakat. Apalagi sebagian besar kehidupan kita ini di laut. Mau beli makanan, dan apa saja harus dengan kapal. Ini yang kami lagi upayakan supaya bisa secepatnya membantu kita dari segi transportasi laut,” pungkas Ubro. (LAM)

Comment