by

Disperindag Ambil Tindakan Represif ke Pedagang

Ambon, BKA- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon berencana mengambil tindakan represif kepada para pedagang yang menolak direlokasi ke tiga pasar yang telah disiapkan Pemerintah Kota. Hal ini untuk mempercepat proses relokasi , guna pembangunan revitalisasi pasar Mardika.

Pasalnya, hingga kemarin belum ada pedagang Mardika yang mau direlokasi dan belum juga membongkar lapaknya sendiri. Sehingga pihaknya harus kembali turun meninjau lokasi pedagang di pasar Mardika.

Kepala Disperindag Kota Ambon, Pieter Leuwol mengatakan, hari ini pihaknya kemungkinan akan memakai alat berat untuk merobohkan lapak pedagang yang bersikeras menolak relokasi.

“Jam 10 pagi (hari ini), kami akan melakukan penertiban, sekaligus pembersihan terhadap lapak-lapak yang terkenal dampak revitalisasi. Kemungkinan besar proses penertiban, menggunakan alat berat, ” bebernya, kepada wartawan di pasar Mardika, Selasa (25/8).

Meski para pedagang telah menyampaikan berbagai alasan penolakan terhadap rencana relokasi, namun hal tersebut harus tetap dilaksanakan. Sebab, Pemerintah Kota juga ditekan oleh Pemerintah Pusat untuk segera mempercepat proses relokasi agar dapat dilakukan revitalisasi terhadap pasar Mardika berlantai 5 itu.

“Relokasi dan penertiban terhadap lapak di Mardika ini, sudah harus berjalan. Jika ada yang melawan, maka kami akan bongkar. Sebab, sesuai target, lokasi Pasar Mardika yang akan direvitalisasi sudah harus kosong pada akhir bulan ini, ” pungkasnya. (BKA-).

Comment