by

Diupayakan Pembelajaran Bagi Siswa Tidak Terputus

Ambon, BKA- Ditengah pandemi Covid-19, pihak sekolah hanya bisa berupaya agar proses pembelajaran bagi siswa agar tidak terputus. Hal itu diungkap Kepala SD Negeri 93 Ambon, Ratna Rumatiga.

Memang hingga saat ini, belum ada kebijakan terbaru yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Kota Ambon terkait pola pembelajaran ditengah Covid-19, khusus selama masa PSSB.

Sebelum pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB) di Kota Ambon, proses belajar scara tatap muka dalam bentuk kelompok masih bisa dilakukan, bagi siswa yang tidak memiliki fasilitas belajar Daring. Tapi setelah dilakukan PSSB, semua aktivitas belajar tatap muka, baik dalam bentuk kelompok maupun perorangan, untuk sementara dilarang.

“Padahal selama belajar kelompok di rumah, orangtua sangat mendukung itu. Tapi saat mulai PSBB, kita langsung dilarang tatap muka. Sehingga tidak lagi ada pertemuan dengan siswa di rumah. Sebenarnya itu tidak ada masalah, kalau ada kebijakan baru dari dinas terkait Belajar Dari Rumah (BDR). Tapi karena belum ada, jadi kita juga kewalaan. Tapi itulah tantangan bagi kita agar bisa berupaya membina dan mendidik anak-anak. Supaya tidak ada anak yang putus belajar akibat pandemi ini,” ungkap Rumatiga, Senin (10/8)

Menurutnya, apapun caranya, siswa harus tetap belajar. Untuk itu, ia meminta Disdik Kota Ambon untuk mengambil kebijakan sebagai acuan bagi sekolah melakukan proses belajar mengajar.

Dirinya mengaku, bahwa selama proses belajar ditengah pandemi, memang siswa tidak dipaksakan untuk mencapai ketuntasan akademi. Namun harus belajar, agar anak-anak tidak ketinggalan dalam mengikuti materi pelajaran selama di rumah.

“Karena itu, kita harapkan dinas bisa mengambil kebijakan yang dapat membantu pihak sekolah. Dinas juga harus bisa mengarahkan kita dalam upaya mempersiapkan pola pembelajaran bagi siswa, khusus siswa yang baru masuk sekolah ini, paling tidak ada kebijakan supaya minimal kita bisa melakukan pertemuan satu atau dua kali dalam seminggu untuk mendampingi mereka. Saya kira itu juga penting untuk diperhatikan oleh dinas,” tandas Rumatiga. (LAM)

Comment