by

Doa Bersama HUT Kota Secara Virtual

Ambon, BKA- Mengedepankan protokol kesehatan akibat pandemi Covid-19, sejumlah agenda Pemerintah Kota Ambon harus dilakukan secara virtual. Salah satunya doa bersama memperingati HUT Kota Ambon ke 445 tahun.

Agenda ini tentu sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Yakni doa bersama memperingati HUT Kota Ambon tempatnya tanggal 7 September (hari ini), sering dilakukan secara tatap muka. Namun akibat pandemi Covid-19, doa bersama harus dilakukan secara virtual pada Jumat (4/9) pekan kemarin.

Doa tersebut dipimipin langsung Walikota Ambon, Richard Louhenapessy yang didampingi Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler dan Sekertaris Kota (Sekkot) Ambon, AmG. Latuheru.

Turut hadir, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Kepala Kantor Kemenag Kota Ambon, Ketua MUI Kota Ambon, Ketua TP-PKK PKK Kota Ambon dan tingkat kecamatan, Lurah dan Desa, Forkopimda Kota Ambon, OPD dalam lingkup Pemkot Ambon, para Lurah, Kades, Raja, anggota Majelis Taklim di Kota Ambon.

Usai berdoa, Wakil Walikota, Syarif Hadler mengatakan, doa kali ini, melibatkan banyak orang. Walaupun digelar secara virtual. Kurang lebih 1000 orang yang ikuti syukuran tersebut.

Lebih lanjut, kata Syarif, situasi seperti ini bukan hanya di Kota Ambon saja. Tetapi hampir seluruh dunia yang kena dampak Covid-19.

“Baik dalam bidang politik, sosial, ekonomi, hukum, dan ketahanan bangsa maupun dalam bidang-bidang lainnya,” ujarnya.

Politisi PPP ini juga merincikan, jumlah total keseluruhan warga Kota Ambon yang telah terpapar Covid-19. Yakni, 1.518 yang terkonfirmasi positif Covid-19, dan diantaranya, 872 orang sudah sembuh, 26 meninggal dunia, sedangkan yang masih dirawat berjumlah 620 pasien.

Dia meminta masyarakat maupun elemen apapun, agar bisa berdoa di HUT Ambon tahun ini. Bagi warga yang telah meninggal dunia akibat Covid-19, bisa berada disisi Tuhan, dan yang masih sementara dirawat bisa cepat sembuh dari virus mematikan itu.

“Sementara mereka yang sudah sembuh, semoga terus diberikan kesehatan,” pinta dia.

Ia berharap, HUT Kota kali ini bukan menjadi ajang untuk memanjatkan doa. Tetapi sebagai umat beragama, bisa berdoa di hari-hari biasa untuk keluarga maupun sesama masyarakat.

“Marilah kita terus berdoa Kota Ambon yang kita cintai ini, yang akan masuk di usia yang ke-445. Kota Ambon menjadi masyarakat yang setia, masyarakat yang tangguh, masyarakat yang maju, harmonis, sejahtera dan masyarakat yang religius,” harap Syarif.

Ia juga mengingatkan, agar masyarakat selalu taat kepada aturan pemerintah lewat protokol kesehatan, mengingat Covid-19 belum usai.

“Kita harus bisa percaya bahwa badai pasti berlalu, dan fajar yang baru akan ada pada waktunya,” pesannya. (BKA-1).

Comment