by

DPMPTSP Prioritaskan Protokol Kesehatan

Ambon, BKA- Proses pelayanan pengurusan izin usaha pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Ambon, dilakukan dengan mengedepankan aturan protokol kesehatan. Setiap warga yang lakukan pengurusan, wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Hal tersebut dilakukan, guna memutus mata rantai penyeberan Covid-19, yang kini masih memprihatinkan kota Ambon. Sekaligus mengingatkan masyarakat, betapa pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Kepala DPMPTSP Kota Ambon, Fernanda Louhenapessy mengatakan, ketika masyarakat yang hendak berurusan dengan pihaknya, seluruh berkas terutama harus di rampung untuk disemprotkan dengan cairan disinfektan, harus menjaga jarak, mencuci tangan dan selalu memakai masker.

“Map-map yang masuk, semua pakai hendscon, semua harus pakai masker. Yang customer, pakai visiual. Semua ditumpuk dulu baru dilakukan semprot. Habis semprot baru diangkat dan pelayanan berjalan,” tutur Fernanda, kepada wartawan, di Balai Kota, Jumat (11/9).

Menurut dia, masyarakat yang akan dilayani, tidak diizinkan masuk ke dalam ruangan. Pihaknya, akan melakukan pelayanan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Yakni tepat di depan ruang kerjanya.

“Satu hal yang mesti diketahui. Kami tidak bisa menolak mereka datang, kami akan melayani siapapun yang datang. Tetapi kita tidak tahu apakah mereka steril dari Covid-19 atau tidak. Itu yang membuat keraguan,” beber dia.

Selain itu, lanjut Fernanda, karena tidak memiliki kewajiban, pihaknya tidak bisa lagi mempertanyakan status masyarakat yang datang, apakah harus mempunyai hasil swab yang negatif atau tidak terpapar Covid-19.

Walaupun tidak ada wewenang untuk itu, sambung dia, pihaknya akan melakukan pelayanan kepada masyarakat dengan memprioritaskan protokol kesehatan.

“Apakah yang datang ini, kita harus menyuruh mereka melengkapi dengan hasil rapid test, atau hasil swab test. Kan tidak mungkin. Karena itu tidak ada dalam aturan kami. Untuk sekarang kita memperbaiki protokol kesehatan yang ada,” imbuhnya..

Ia mengaku, sebanyak 52 pegawai DPMPTSP telah melaksanakan pengambilan swab test. Dan dari puluhan pegawai itu, 3 diantaranya hasil swab positif Covid-19. Sementara 49 pegawainya yang lain, hasil swab negatif.

“Semua sudah swab. Ada tiga hasil positif, hasil swab negatif itu, 49 dan itu termasuk saya,” sebutnya.
Dan untuk tiga pegawainya yang hasil swab positif Covid-19 itu, telah dinyatakan sembuh. Dan saat ini masih diistirahatkan di rumah masing-masing.

“Saya masih suruh istirahat di rumah. Nanti saya rapat dengan seluruh eselon III, pertimbangan, keputusan, baru telepon mereka masuk. Walaupun sudah sembuh, tapi tidak bisa langsung masuk,” pungkas Fernanda. (BKA-1).

 

Comment