by

DPRD Apresiasi Langkah Walikota

Ambon, BKA- Langkah Walikota Ambon, Richard Louhenapessy untuk mendorong bantuan sosial tunai (BST) disalurkan ke desa/negeri dengan jumlah penerima bantuan melebihi anggaran yang ada, turut diapresiasi DPRD Kota Ambon.

Walikota sendiri bahkan telah bertemu dengan Menteri Sosial (Mensos) RI, Juliari Batubara di Jakarta pada Kamis (6/8) kemarin, untuk menyampaikan agar BST bisa disalurkan ke masyarakat di beberapa desa/negeri yang hingga kemarin belum mendapatkan bansos akibat keterbatasan dana desa (DD) maupun alokasi dana desa (ADD).

“Saya kira langkah pak Walikota yang telah melakukan komunikasi dengan pak Menteri Sosial perlu diapresiasi. Karena itu tanggung jawab beliau (walikota) selaku kepala daerah, yang melihat betapa pentingnya masyasrakat membutuhkan bantuan itu,” tandas Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisuta, kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (7/8).

Ketua Kosgoro Maluku ini mengaku, langkah tersebut telah direspon oleh Mensos, sehingga DPRD selaku representasi masyarakat perlu memberikan apresiasi terhadap itu.

“Perlu kita berikan apresiasi kepada pak walikota dan kita akan menunggu, apakah bisa direalisasi dalam waktu dekat atau tidak,” ujar Toisuta.
Kata dia, masyarakat harus cerdas untuk melihat hal tersebut, karena Pemerintah Kota Ambon tidak akan menutup mata terkait persoalan bantuan sosial akibat pandemi Covid-19.

“Ini sudah sangat maksimal. Dan kalau ada kekurangan, itu bukan disengaja tetapi ketersediaan tidak mencukupi sehingga dilakukan langkah itu. Dan kita akan mendorong agar dan berharap, masyarakat lebih bersabar sampai menunggu kucuran BST sampai ke warga,” harap dia.

Seperti yang diberitakan koran ini, Jumat (7/8), Mensos RI, Juliari Batubara berjanji untuk mengakomodir kekurangan BST untuk Kota Ambon. Bahkan dalam pertemuan tersebut, turut membahas kekurangan BST di Kota Ambon berdasarkan data realisasi per Juni 2020 yang dilaporkan Kota Ambon sebelumnya.

Diketahui, kuota BST yang ditetapkan Kementerian Sosial kepada Kota Ambon adalah sebesar 13.986 keluarga. Akan tetapi, baru terakomodir sebanyak 11.514 keluarga.

Menilik data yang ada, Mensos mengapresiasi dan berterima kasih kepada Walikota Ambon atas keakuratan data yang dilaporkan, serta berjanji untuk mengawal proses penyaluran BST dimaksud. (UPE)

Comment